HMPS PAI UIN SAIZU Gelar Workshop Guru Kreatif, Bahas Smart Teaching di Era Digital dan AI
21/06/2026 2026-06-22 1:14HMPS PAI UIN SAIZU Gelar Workshop Guru Kreatif, Bahas Smart Teaching di Era Digital dan AI
HMPS PAI UIN SAIZU Gelar Workshop Guru Kreatif, Bahas Smart Teaching di Era Digital dan AI
Purwokerto, 21/06/2026 — Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam FTIK UIN SAIZU menyelenggarakan kegiatan Workshop Guru Kreatif pada Minggu, 21 Juni 2026, bertempat di UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto. Kegiatan ini mengusung tema “Smart Teaching: Guru Adaptif di Era Digital dan AI” sebagai bentuk respons terhadap perkembangan teknologi pendidikan yang semakin dinamis.
Workshop ini secara khusus dirancang untuk meningkatkan kompetensi guru pendamping Olimpiade Pendidikan Agama Islam (PAI) Nasional dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era digital. Selain itu, kegiatan ini juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) sebagai salah satu inovasi dalam proses pembelajaran dan pembinaan peserta didik.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus UIN SAIZU Purwokerto ini diikuti oleh para guru pendamping Olimpiade PAI Nasional yang berasal dari berbagai sekolah dan madrasah di Indonesia. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang berfokus pada pengembangan strategi pembelajaran inovatif berbasis teknologi.
Dalam pelaksanaannya, workshop ini membahas berbagai materi penting, mulai dari strategi smart teaching, penguatan metode pembelajaran adaptif, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung proses pendidikan. Tidak hanya itu, peserta juga diperkenalkan dengan konsep pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai alat bantu dalam merancang pembelajaran yang lebih efektif, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik masa kini.
Narasumber dalam kegiatan ini menyampaikan berbagai pendekatan praktis yang dapat diterapkan guru di kelas, khususnya dalam mendampingi siswa menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21. Pemaparan materi juga disertai dengan contoh implementasi penggunaan teknologi digital yang dapat membantu guru dalam mengelola pembelajaran secara lebih efisien dan kreatif.
Selain sesi pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif antara narasumber dan peserta. Para guru pendamping diberikan kesempatan untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, serta menyampaikan tantangan yang mereka hadapi dalam proses pembelajaran di masing-masing satuan pendidikan. Suasana diskusi berlangsung aktif dan konstruktif.
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan tanggapan yang muncul selama sesi berlangsung. Hal ini menunjukkan tingginya kebutuhan guru terhadap penguatan kompetensi digital dan pemahaman terhadap pemanfaatan teknologi dalam pendidikan, khususnya dalam mendukung pembinaan peserta Olimpiade PAI Nasional.
Melalui kegiatan ini, Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam FTIK UIN SAIZU berharap para guru pendamping dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing. Selain itu, workshop ini juga diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mendorong transformasi pendidikan Islam yang lebih adaptif, inovatif, dan relevan dengan perkembangan zaman.