Skip to main content

Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan

Dominasi Pesoma III 2026, FTIK UIN Saizu Sabet Gelar Juara Umum

FTIKJuaraUmumPesomaIII2026,UINSaizuBeriApresiasikepadaMahasiswaBerprestasi
Berita

Dominasi Pesoma III 2026, FTIK UIN Saizu Sabet Gelar Juara Umum

Purwokerto 28/07/2026 – Komitmen Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto dalam membina potensi mahasiswa kembali membuahkan hasil membanggakan. Pada ajang Pekan Seni dan Olahraga Mahasiswa (Pesoma) III Tahun 2026, FTIK berhasil meraih Juara Umum, menegaskan konsistensinya sebagai fakultas yang mampu melahirkan mahasiswa berprestasi di berbagai bidang, baik akademik maupun nonakademik.

Predikat juara umum tersebut diumumkan dalam acara penyerahan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi yang diselenggarakan di Hall Perpustakaan UIN Saizu Purwokerto, Selasa (28/7/2026). Pada kesempatan itu, trofi Juara Umum diserahkan oleh Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UIN Saizu, Nugraha Stiawan, kepada Wakil Dekan III FTIK, Prof. Subur. Penyerahan trofi turut disaksikan oleh Wakil Dekan III Fakultas Dakwah, Dr. Nawawi, dan Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Dr. Chandra Warsito.

Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian yang tidak hanya membanggakan bagi FTIK, tetapi juga mencerminkan efektivitas pembinaan kemahasiswaan yang selama ini dilakukan secara berkelanjutan. Berbagai program pengembangan minat, bakat, organisasi, hingga pendampingan kompetisi yang dijalankan fakultas mampu mendorong mahasiswa tampil kompetitif dan berprestasi pada tingkat universitas.

Pesoma III sendiri merupakan ajang kompetisi mahasiswa terbesar di lingkungan UIN Saizu yang mempertemukan mahasiswa dari seluruh fakultas dalam berbagai cabang perlombaan. Kompetisi meliputi bidang seni, olahraga, keagamaan, bahasa, teknologi, hingga inovasi. Beragam kategori yang diperlombakan antara lain kaligrafi, Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ), tilawah, puisi, pop solo Islami, da’i-da’iyah, story telling, desain poster, film pendek, Mobile Legends Bang Bang (MLBB), serta kompetisi karya inovasi berbasis Al-Qur’an, media pembelajaran, sains dan teknologi, maupun inovasi sosial keagamaan.

Keberhasilan FTIK menjadi juara umum menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya mampu berprestasi pada satu bidang tertentu, tetapi mampu bersaing dalam beragam cabang kompetisi. Prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras mahasiswa yang didukung oleh pembinaan dosen, organisasi kemahasiswaan, serta lingkungan akademik yang mendorong berkembangnya kreativitas, kepemimpinan, dan semangat kompetisi yang sehat.

Dalam sambutannya, Kepala Biro AUPK UIN Saizu, Nugraha Stiawan, menyampaikan bahwa pemberian penghargaan kepada mahasiswa berprestasi merupakan bentuk apresiasi universitas atas dedikasi dan capaian yang telah diraih mahasiswa.

“Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus meningkatkan prestasi dan membawa nama baik UIN Saizu Purwokerto di berbagai ajang kompetisi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa budaya berprestasi perlu terus dipelihara karena menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem akademik yang sehat. Menurutnya, mahasiswa yang aktif mengikuti kompetisi tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga mengasah kreativitas, daya saing, kepemimpinan, dan kemampuan berkolaborasi yang dibutuhkan di dunia profesional.

Prestasi FTIK sebagai juara umum semakin memperkuat posisi fakultas sebagai salah satu pusat pembinaan mahasiswa di lingkungan UIN Saizu. Keberhasilan tersebut menjadi hasil dari sinergi antara pimpinan fakultas, dosen pembimbing, tenaga kependidikan, organisasi kemahasiswaan, dan mahasiswa yang secara bersama-sama membangun budaya kompetitif sekaligus kolaboratif.

Selain penghargaan kepada fakultas, UIN Saizu juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa berprestasi dari berbagai kategori perlombaan. Salah satu peserta yang mencuri perhatian ialah Anertha Dimas Tamadhani dari Fakultas Dakwah yang berhasil meraih dua gelar juara sekaligus, yakni Juara I Pop Solo Islami Putra dan Juara I Puisi Putra, sebagaimana tercantum dalam Pengumuman Nomor B.1024/Un.19/WR3/PP.009/04/2026.

Anertha mengaku bersyukur atas penghargaan yang diterimanya dan berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan potensi diri.

“Saya bersyukur atas penghargaan ini. Semoga bisa menjadi penyemangat saya untuk terus berprestasi dan menginspirasi teman-teman mahasiswa lainnya,” ungkapnya.

Menanggapi capaian tersebut, Dekan FTIK UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, Prof. Dr. H. Fauzi, M.Ag., menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa, dosen pembimbing, tenaga kependidikan, dan organisasi kemahasiswaan yang telah berkontribusi dalam mengantarkan FTIK meraih predikat Juara Umum Pesoma III Tahun 2026.

“Alhamdulillah, capaian ini merupakan buah dari kerja keras, kolaborasi, dan semangat berprestasi seluruh sivitas akademika FTIK. Kami meyakini bahwa prestasi tidak lahir secara instan, tetapi melalui proses pembinaan yang berkelanjutan, budaya akademik yang sehat, serta keberanian mahasiswa untuk terus mengembangkan potensi dirinya. Karena itu, keberhasilan ini bukanlah garis akhir, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas dan melahirkan prestasi-prestasi yang lebih tinggi,” ujar Prof. Fauzi.

Menurutnya, FTIK akan terus memperkuat ekosistem kemahasiswaan yang mendukung pengembangan minat, bakat, kepemimpinan, serta kompetensi akademik dan nonakademik. Ia berharap mahasiswa FTIK tidak hanya mampu berprestasi di tingkat universitas, tetapi juga mampu bersaing dan mengharumkan nama UIN Saizu pada ajang regional, nasional, bahkan internasional.

“Kami ingin membangun budaya unggul di FTIK, yaitu budaya yang mendorong mahasiswa untuk terus belajar, berkarya, berkompetisi, sekaligus berkolaborasi. Prestasi mahasiswa adalah cerminan kualitas pembinaan fakultas, dan kami berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang-ruang pengembangan agar lahir generasi pendidik yang profesional, inovatif, dan berdaya saing global,” tambahnya.

Bagi FTIK, raihan Juara Umum Pesoma III Tahun 2026 bukan sekadar keberhasilan dalam sebuah kompetisi, melainkan menjadi indikator keberhasilan fakultas dalam membangun ekosistem kemahasiswaan yang produktif, kompetitif, dan berorientasi pada prestasi. Selama ini, FTIK secara konsisten mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti berbagai ajang kompetisi sebagai bagian dari penguatan kompetensi akademik, kepemimpinan, karakter, kreativitas, serta jejaring kolaborasi.

Ke depan, capaian tersebut diharapkan menjadi energi baru bagi seluruh sivitas akademika FTIK untuk terus mempertahankan bahkan meningkatkan budaya berprestasi. Dengan sinergi antara pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, organisasi kemahasiswaan, dan mahasiswa, FTIK UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto optimistis akan terus melahirkan lulusan yang unggul, adaptif, berintegritas, serta mampu mengharumkan nama fakultas dan universitas di berbagai kompetisi tingkat regional, nasional, maupun internasional.