Skip to main content

Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan

Wisuda S1 ke-73 UIN Saizu, FTIK Kukuhkan 438 Lulusan dan Raih IPK Tertinggi 3,92

Screenshot (189)
BeritaManajemen Pendidikan Islam

Wisuda S1 ke-73 UIN Saizu, FTIK Kukuhkan 438 Lulusan dan Raih IPK Tertinggi 3,92

Purwokerto, 02/09/2026 — Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto kembali menunjukkan kontribusinya dalam mencetak lulusan unggul pada Wisuda Sarjana (S1) ke-73 Tahun 2026. Dari total 699 wisudawan yang dikukuhkan UIN Saizu, sebanyak 438 wisudawan berasal dari FTIK, dengan rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mencapai 3,71.

Wisuda S1 ke-73 tersebut berlangsung di Auditorium Utama UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, Rabu (2/9/2026), dan diikuti para wisudawan dari tiga fakultas, yakni FTIK, Fakultas Syariah, serta Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora (FUAH).

Secara keseluruhan, UIN Saizu mewisuda 699 lulusan dengan rata-rata IPK 3,68. Sementara itu, IPK tertinggi pada periode wisuda ini mencapai 3,92 dan diraih oleh Dien Kuntari, wisudawan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) FTIK.

Capaian tersebut sekaligus menempatkan FTIK sebagai fakultas dengan jumlah wisudawan terbanyak sekaligus penghasil wisudawan terbaik pada Wisuda S1 ke-73.

Dekan FTIK UIN Saizu, Prof. Dr. H. Fauzi, M.Ag., menyampaikan bahwa capaian para wisudawan menjadi bagian penting dari ikhtiar FTIK dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan kompetensi dan karakter lulusan.

“Wisuda bukanlah akhir dari proses pendidikan, melainkan awal bagi para lulusan untuk mengabdikan ilmu dan kompetensinya di tengah masyarakat. Capaian akademik yang diraih para wisudawan FTIK menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab untuk terus memberikan kontribusi nyata, baik di dunia pendidikan maupun di ruang-ruang pengabdian lainnya,” ujar Dekan FTIK.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja bersama seluruh sivitas akademika FTIK, mulai dari pimpinan fakultas, program studi, dosen, tenaga kependidikan, hingga dukungan orang tua dan keluarga mahasiswa.

“Rata-rata IPK FTIK sebesar 3,71 dan capaian IPK tertinggi 3,92 menunjukkan bahwa mahasiswa FTIK memiliki potensi akademik yang sangat baik. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana kompetensi tersebut dapat diterjemahkan menjadi karya, profesionalitas, integritas, dan kebermanfaatan bagi masyarakat,” tambahnya.

Prestasi membanggakan juga ditorehkan oleh Dien Kuntari dari Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) yang berhasil menjadi wisudawan terbaik pada Wisuda S1 ke-73 dengan IPK 3,92.

Dien sekaligus menjadi wisudawan terbaik FTIK pada periode ini. Capaian tersebut menjadi salah satu bukti keberhasilan program studi di lingkungan FTIK dalam mendorong mahasiswa mencapai prestasi akademik sekaligus menyelesaikan proses pendidikan dengan baik.

Dien mengungkapkan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang selama menempuh pendidikan di UIN Saizu.

“Menjadi wisudawan terbaik tentu menjadi kebanggaan bagi saya, tetapi saya menyadari bahwa capaian ini bukan hanya tentang nilai. Ada proses belajar, dukungan dosen, keluarga, teman-teman, dan lingkungan akademik yang sangat berarti selama saya menjalani perkuliahan di Prodi MPI,” ungkap Dien.

Ia berharap ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di FTIK dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat setelah memasuki dunia profesional maupun pengabdian kepada masyarakat.

“Saya berharap ilmu dan pengalaman selama kuliah tidak berhenti pada capaian akademik, tetapi dapat saya bawa untuk memberikan kontribusi nyata. Bagi saya, kelulusan ini adalah awal untuk terus belajar dan memberikan manfaat,” lanjutnya.

Selain menjadi wisudawan terbaik universitas dan fakultas, Dien Kuntari juga menjadi wisudawan terbaik Program Studi MPI dengan IPK 3,92.

Sejumlah program studi lain di lingkungan FTIK juga mencatatkan capaian akademik tinggi. Pada periode ini, wisudawan terbaik dari masing-masing program studi FTIK antara lain Nida Urrohmah (PAI) dengan IPK 3,86, Atika Husniya (PBA) 3,85, Isna Mardani (PGMI) 3,89, Balkis Salma Putri Muhammad (PIAUD) 3,89, Muhammad Syafiq Al Hasmi (TBI) 3,88, Zanuar Ahmad (Tadris Matematika) 3,85

Capaian tersebut memperlihatkan konsistensi mahasiswa FTIK dalam mencapai prestasi akademik di berbagai bidang keilmuan kependidikan dan keguruan.

Tidak hanya dari aspek akademik, sejumlah mahasiswa FTIK juga berhasil menyelesaikan studi dengan capaian hafalan Al-Qur’an. Pada Wisuda S1 ke-73, terdapat sejumlah wisudawan FTIK yang tercatat sebagai hafiz/hafizhah dengan hafalan minimal 10 juz, termasuk beberapa mahasiswa yang berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz.

Di antaranya adalah Yasinta Fatimah dari Prodi PIAUD, Naili Fajri Romadhonat dan Mila Utami dari Prodi MPI, Sri Rejeki Prasetyoningrum dan Ilzainab Wulan Fauziyah dari Prodi PBA, serta sejumlah mahasiswa dari PAI

Capaian tersebut semakin memperkuat komitmen FTIK dalam membangun lingkungan akademik yang mendorong keseimbangan antara prestasi akademik, kompetensi profesional, dan penguatan nilai-nilai keislaman.

Dengan 438 lulusan yang dikukuhkan pada Wisuda S1 ke-73, FTIK kembali menjadi penyumbang lulusan terbesar di lingkungan UIN Saizu. Para lulusan berasal dari berbagai program studi yang menjadi bagian dari ekosistem pendidikan, manajemen pendidikan, bahasa, serta bidang keilmuan lainnya.

Bagi FTIK, momentum wisuda menjadi penanda bahwa proses pendidikan di perguruan tinggi harus bermuara pada kesiapan lulusan untuk menghadapi perubahan dan memberikan kontribusi di tengah masyarakat.

Dekan FTIK menegaskan bahwa para lulusan diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi penggerak dan pencipta perubahan di lingkungan masing-masing.

“Kami berharap 438 lulusan FTIK yang hari ini diwisuda dapat menjadi insan yang terus belajar, adaptif terhadap perubahan, memiliki kompetensi yang kuat, serta menjunjung tinggi integritas. Di mana pun mereka berada, identitas sebagai lulusan FTIK harus tercermin melalui karya dan kebermanfaatan,” tegasnya.

Wisuda S1 ke-73 dengan demikian tidak hanya menjadi seremoni akademik, tetapi juga momentum bagi FTIK untuk melihat kembali capaian sekaligus meneguhkan komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang unggul, profesional, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.