Bekali Mahasiswa dengan Kesiapan Akademik, FTIK UIN Saizu Gelar Orientasi Perkuliahan PKA/RPL PIAUD,
18/09/2026 2026-09-21 10:36Bekali Mahasiswa dengan Kesiapan Akademik, FTIK UIN Saizu Gelar Orientasi Perkuliahan PKA/RPL PIAUD,
Bekali Mahasiswa dengan Kesiapan Akademik, FTIK UIN Saizu Gelar Orientasi Perkuliahan PKA/RPL PIAUD,
Purwokerto, 18 September 2026 — Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto menggelar Orientasi Perkuliahan Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik (PKA)/Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Jumat (18/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Meeting Room K.H.A. Wahid Hasyim mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai ini menjadi bagian dari pengenalan awal sistem perkuliahan bagi mahasiswa peserta program.
Orientasi tersebut dihadiri pimpinan fakultas dan pengelola Prodi PIAUD serta para mahasiswa peserta PKA/RPL. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan penjelasan mengenai lingkungan akademik FTIK, mekanisme perkuliahan, struktur kelas, beban studi, pemenuhan portofolio, hingga pola komunikasi selama mengikuti proses pendidikan.
Dekan FTIK UIN Saizu, Prof. Dr. H. Fauzi, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada para mahasiswa dan menekankan bahwa kesempatan mengikuti program PKA/RPL merupakan bagian penting dalam upaya memenuhi kualifikasi akademik bagi para pendidik anak usia dini.
Prof. Fauzi menjelaskan bahwa melalui skema RPL, pengalaman yang telah dimiliki mahasiswa selama menjalankan tugas sebagai guru PAUD dapat menjadi bagian yang direkognisi dalam proses akademik. Karena itu, mahasiswa diminta menyiapkan berbagai bukti pengalaman dan dokumen pendukung dalam bentuk portofolio untuk dinilai sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, keseriusan mahasiswa menjadi salah satu kunci agar seluruh tahapan program dapat diselesaikan dengan baik.
“Yang penting usaha, memenuhi syarat, dan berdoa,” pesan Prof. Fauzi.

Ia juga mengajak mahasiswa untuk menjalani perkuliahan dengan penuh rasa syukur, tetap optimistis, serta tidak menjadikan proses belajar sebagai sumber tekanan. Selain menjaga kesungguhan dalam belajar, mahasiswa diminta tetap memperhatikan kesehatan dan keharmonisan keluarga selama menjalani pendidikan.
“Harus gembira dan bahagia. Jangan mengeluh, jangan gelisah, jangan khawatir,” tutur Prof. Fauzi.
Selain memberikan motivasi akademik, Dekan FTIK juga menekankan pentingnya membangun komunikasi yang baik dan santun dengan dosen, pimpinan program studi, maupun sesama mahasiswa. Ia mendorong mahasiswa untuk memperkuat kerja sama, kolaborasi, dan budaya saling membantu selama mengikuti perkuliahan.
Prof. Fauzi juga mengingatkan agar perbedaan latar belakang antarmahasiswa tidak menjadi penghalang dalam membangun kebersamaan. Sebaliknya, perbedaan diharapkan dapat menjadi ruang untuk saling mengenal, menghargai, dan menemukan berbagai kekuatan yang dimiliki masing-masing.
“Kalau ada perbedaan, cari titik persamaannya. Kalau ada yang Anda anggap ada kekurangan, cari kelebihannya,” pesannya.
Pada sesi orientasi akademik, mahasiswa juga mendapatkan pemaparan mengenai identitas keilmuan Prodi PIAUD. Visi keilmuan prodi diarahkan pada pengembangan pendidikan anak usia dini berbasis Islamic multiple intelligences learning untuk menghasilkan lulusan berjiwa leadership-entrepreneurship.
Visi tersebut menjadi salah satu landasan dalam pelaksanaan pembelajaran. Setiap mata kuliah dituangkan dalam Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang mengacu pada visi keilmuan Prodi PIAUD. Dengan demikian, proses pembelajaran diharapkan tidak hanya menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sebagai pendidik, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan dan kemampuan melihat peluang kebermanfaatan di berbagai bidang.
Dalam orientasi juga dijelaskan struktur pembagian kelas mahasiswa. Dengan jumlah peserta sekitar 100 orang, mahasiswa dibagi menjadi tiga kelas, terdiri atas satu kelas afirmasi dan dua kelas reguler.
Kelas afirmasi dirancang untuk ditempuh dalam dua semester dengan beban pembelajaran yang lebih padat, terutama pada semester pertama. Sementara itu, dua kelas reguler memiliki skema pembelajaran yang disesuaikan dengan beban studi dan hasil rekognisi portofolio mahasiswa.
Untuk mendukung kelancaran proses akademik, setiap kelas akan dibentuk ketua kelas dan Penanggung Jawab (PJ) mata kuliah. Ketua kelas dan PJ bertugas membantu membangun komunikasi antara mahasiswa dengan dosen, termasuk berkaitan dengan jadwal serta kebutuhan pelaksanaan perkuliahan.
Adapun pelaksanaan perkuliahan dilakukan secara daring dengan waktu yang dapat disepakati bersama dosen. Jadwal yang tercantum dalam administrasi dan pelaporan disusun sesuai ketentuan, namun teknis waktu pelaksanaan dapat menyesuaikan kondisi mahasiswa yang sebagian besar juga memiliki aktivitas mengajar.
Mahasiswa juga diarahkan untuk menyimpan dokumentasi setiap pertemuan perkuliahan, termasuk screenshot proses pembelajaran, sebagai bagian dari arsip dan bukti pelaksanaan kegiatan akademik.
Selain mengikuti perkuliahan, mahasiswa diminta aktif mempelajari regulasi, panduan akademik, materi yang diberikan dosen, serta berbagai referensi pendukung. Setiap tugas yang diberikan harus dikerjakan dan dikumpulkan secara tuntas sebagai bagian dari proses pembelajaran.
Orientasi turut menegaskan pentingnya pemenuhan portofolio, khususnya bagi mahasiswa kelas reguler. Portofolio tersebut menjadi salah satu unsur penting dalam proses rekognisi pengalaman dan perlu dipersiapkan secara optimal sejak awal. Pengelola program akan memberikan penjelasan mengenai dokumen dan bukti pengalaman yang perlu dipenuhi mahasiswa.
Dalam pemaparannya, pengelola juga menyampaikan harapan agar seluruh mahasiswa dapat mengikuti proses perkuliahan dengan baik dan menyelesaikan studi sesuai skema masing-masing. Dukungan akademik dan komunikasi antara mahasiswa, dosen, program studi, serta fakultas menjadi bagian penting untuk memastikan proses tersebut berjalan lancar.
Menutup sambutannya, Prof. Fauzi mengingatkan mahasiswa agar tidak ragu menyampaikan persoalan yang dihadapi selama menjalani perkuliahan.
“Punya kawan, punya dosen, punya kami. Silakan ditanyakan,” ungkapnya.

Melalui Orientasi Perkuliahan PKA/RPL ini, FTIK UIN Saizu menegaskan komitmennya untuk mendampingi mahasiswa sejak tahap awal hingga penyelesaian studi. Dengan pemahaman akademik yang baik, komunikasi yang terbuka, serta semangat belajar dan kebersamaan, mahasiswa diharapkan mampu mengikuti seluruh tahapan program secara optimal dan memperoleh kualifikasi akademik yang menjadi tujuan utama program.