Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan

Revolusi Mutu Pendidikan Islam: Prodi MPI FTIK UIN Saizu Bedah Strategi Penjaminan Mutu Berkelanjutan Bersama Pakar Nasional

WhatsApp Image 2026-04-27 at 11.55.32
Berita

Revolusi Mutu Pendidikan Islam: Prodi MPI FTIK UIN Saizu Bedah Strategi Penjaminan Mutu Berkelanjutan Bersama Pakar Nasional

Purwokerto, 23/04/2026 – Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kualitas akademik mahasiswa melalui penyelenggaraan kuliah dosen tamu bertajuk Future Quality Assurance in Education: Paradigma Penjaminan Mutu Pendidikan Islam Berkelanjutan, pada Kamis, 23 April 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom ini menghadirkan pakar mutu pendidikan, Dr. Mochamad Iskarim, S.Pd.I., M.S.I., dari UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, dan diikuti oleh ratusan mahasiswa dengan antusias tinggi.

Kuliah tamu ini tidak sekadar menjadi forum akademik rutin, tetapi tampil sebagai ruang dialektika strategis dalam merespons tantangan mutu pendidikan Islam di era transformasi global. Dalam pemaparannya, Dr. Iskarim memperkenalkan konsep inovatif yang ia sebut sebagai Lokomotif Mutu Perguruan Tinggi, sebuah kerangka komprehensif yang menempatkan mutu sebagai sistem yang digerakkan oleh lima elemen utama yang saling terintegrasi.

Kelima elemen tersebut meliputi: visi dan komitmen pemimpin, kepemimpinan transformasional, agen mutu perubahan, learning organization, serta continuous improvement. Menurutnya, mutu tidak dapat dibangun secara parsial, melainkan harus dipahami sebagai ekosistem yang bergerak secara simultan dan berkelanjutan.

“Mutu bukanlah hasil dari satu kebijakan tunggal, melainkan buah dari sistem yang hidup. Ketika visi pemimpin, budaya organisasi, dan agen perubahan bergerak dalam satu arah, di situlah mutu akan tumbuh secara organik,” tegas Dr. Iskarim dalam pemaparannya.

Salah satu poin krusial yang menjadi sorotan dalam kuliah ini adalah pentingnya peran agen mutu perubahan. Ia menekankan bahwa keberhasilan transformasi mutu sangat ditentukan oleh individu-individu penggerak yang memiliki kesadaran, komitmen, dan keberanian untuk mendorong perubahan di dalam organisasi. Tanpa kehadiran agen-agen ini, konsep besar penjaminan mutu akan sulit diimplementasikan secara nyata.

Antusiasme peserta terlihat jelas, terutama pada sesi diskusi interaktif. Mahasiswa активно mengajukan pertanyaan kritis terkait tantangan implementasi budaya mutu di lembaga pendidikan Islam, termasuk bagaimana mengubah pola pikir organisasi menjadi learning organization yang adaptif dan responsif terhadap perubahan zaman.

Kegiatan ini secara strategis diarahkan untuk membekali mahasiswa MPI sebagai calon manajer pendidikan Islam dengan perspektif baru yang lebih aplikatif dan berorientasi masa depan. Melalui pemahaman terhadap konsep Lokomotif Mutu, mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu menganalisis persoalan mutu, tetapi juga merancang solusi inovatif yang relevan ketika terjun langsung di dunia pendidikan.

Dekan FTIK, Prof. Dr. H. Fauzi, M.Ag., dalam tanggapannya memberikan apresiasi tinggi terhadap materi yang disampaikan. Ia menilai bahwa konsep yang diusung sangat selaras dengan arah pengembangan fakultas dalam membangun sistem penjaminan mutu yang berkelanjutan.

“Pemaparan ini memberikan perspektif baru yang sangat berharga. Kita diingatkan bahwa mutu bukan hanya tanggung jawab institusi, tetapi merupakan kerja kolektif yang melibatkan kepemimpinan dan agen perubahan secara simultan. Ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam memahami kompleksitas pengelolaan pendidikan,” ungkapnya.

Lebih jauh, kegiatan ini juga membuka peluang kolaborasi akademik antara FTIK UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto dan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, khususnya dalam pengembangan riset dan inovasi di bidang penjaminan mutu pendidikan Islam.

Sebagai penutup, kuliah dosen tamu ini menegaskan posisi Prodi MPI FTIK sebagai institusi yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga pada pembentukan kapasitas mahasiswa sebagai agen perubahan di bidang pendidikan. Melalui penguatan wawasan strategis seperti ini, Prodi MPI terus mendorong lahirnya lulusan yang adaptif, visioner, serta siap menjadi pionir dalam mewujudkan transformasi pendidikan Islam yang bermutu, berkelanjutan, dan berdaya saing global.