Konsorsium Dosen TBI FTIK UIN Saizu Bahas Penyusunan RPS dan Penguatan Pembelajaran
13/08/2026 2026-08-13 14:01Konsorsium Dosen TBI FTIK UIN Saizu Bahas Penyusunan RPS dan Penguatan Pembelajaran
Konsorsium Dosen TBI FTIK UIN Saizu Bahas Penyusunan RPS dan Penguatan Pembelajaran
Purwokerto, 13/08/2026 — Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto menggelar Konsorsium Dosen Program Studi Tadris Bahasa Inggris pada Kamis (13/8/2026). Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai di Meeting Room K.H. A. Wahid Hasyim FTIK UIN Saizu Purwokerto.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh para dosen Program Studi TBI sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi akademik sekaligus menyelaraskan pelaksanaan pembelajaran di tingkat program studi. Konsorsium menjadi ruang bagi para dosen untuk berdiskusi mengenai berbagai kebutuhan akademik, khususnya yang berkaitan dengan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran.
Salah satu agenda yang terlihat dalam pelaksanaan konsorsium adalah pembahasan mengenai penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Melalui forum tersebut, dosen bersama-sama mencermati komponen pembelajaran yang perlu disusun agar pelaksanaan perkuliahan dapat berjalan secara terarah dan sesuai dengan capaian pembelajaran yang ditetapkan.
Pembahasan RPS menjadi bagian penting karena dokumen tersebut tidak hanya berfungsi sebagai perangkat administratif, tetapi juga menjadi pedoman bagi dosen dalam mengorganisasikan proses pembelajaran selama satu semester. Penyelarasan antar-dosen diharapkan dapat menciptakan kesinambungan materi, metode pembelajaran, hingga bentuk asesmen yang diberikan kepada mahasiswa.
Ketua Program Studi Tadris Bahasa Inggris, Desi Wijayanti Ma’rufah, M.Pd., menempatkan konsorsium dosen sebagai ruang penting untuk membangun kesamaan persepsi dalam penyelenggaraan pembelajaran di tingkat program studi. Menurutnya, koordinasi antardosen diperlukan agar perencanaan pembelajaran tidak berjalan secara parsial, melainkan dapat disusun secara bersama dan saling mendukung.

“Konsorsium ini menjadi ruang bagi dosen untuk menyamakan persepsi dan menyusun pembelajaran secara bersama, sehingga RPS dan pelaksanaan perkuliahan di Program Studi TBI dapat berjalan lebih terarah dan selaras,” ujar beliau.
Selain membahas RPS, konsorsium juga menjadi ruang koordinasi untuk memastikan perangkat pembelajaran yang digunakan dosen memiliki keterkaitan dengan kebutuhan akademik mahasiswa serta arah pengembangan Program Studi TBI. Diskusi bersama memungkinkan setiap dosen memberikan masukan berdasarkan pengalaman dan bidang keilmuan masing-masing.
Kehadiran seluruh dosen TBI dalam forum tersebut juga memperlihatkan pentingnya budaya akademik yang berbasis kolaborasi. Konsorsium tidak hanya menjadi forum untuk menyelesaikan kebutuhan administratif, tetapi juga menjadi ruang pertukaran gagasan dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran.
Melalui forum ini, Program Studi TBI terus mendorong agar proses pembelajaran memiliki perencanaan yang matang, terukur, dan dapat dipahami secara bersama oleh para dosen. Keselarasan tersebut diharapkan berdampak pada pengalaman belajar mahasiswa yang lebih sistematis dan berkualitas.
Kegiatan konsorsium kemudian menjadi bagian dari komitmen Program Studi TBI FTIK UIN Saizu Purwokerto dalam melakukan penguatan tata kelola akademik secara berkelanjutan. Dengan koordinasi yang dilakukan secara rutin, berbagai perangkat dan pelaksanaan pembelajaran dapat terus dievaluasi serta disesuaikan dengan kebutuhan perkembangan program studi.