FTIK adakan rapat, Bahas Persiapan Perkuliahan hingga Evaluasi Kegiatan fakultas T.a 2026
18/08/2026 2026-08-18 14:42FTIK adakan rapat, Bahas Persiapan Perkuliahan hingga Evaluasi Kegiatan fakultas T.a 2026
Purwokerto, 18/08/2026 – Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto menggelar rapat fakultas sebagai bagian dari pemantapan pelaksanaan berbagai agenda fakultas menjelang semester baru. Rapat berlangsung pada Selasa (18/8/2026) pukul 09.30–11.30 WIB di Meeting Room K.H. A. Wahid Hasyim.
Rapat tersebut membahas sejumlah agenda strategis, meliputi persiapan perkuliahan, pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK), laporan pelaksanaan kegiatan Tahun Anggaran 2026, progres ISK Akreditasi PPG, progres PPID Fakultas, serta monitoring dan evaluasi (monev) Asistensi Mengajar.
Mengawali rapat, Dekan FTIK Prof. Dr. H. Fauzi, M.Ag., menyampaikan pengantar yang sekaligus menjadi refleksi bagi seluruh jajaran fakultas mengenai tanggung jawab dalam menjalankan amanah pekerjaan. Ia menekankan bahwa tugas sebagai dosen maupun tenaga kependidikan harus ditempatkan sebagai pekerjaan utama, bukan sekadar aktivitas sampingan.
“Jangan sampai jadi pegawai, jadi dosen, jadi tendik, itu sampingan. Itu bukan pekerjaan sampingan. Itu pekerjaan pokok, pekerjaan utama,” tegasnya.

Menurutnya, prinsip yang sama berlaku bagi seluruh jabatan dan tanggung jawab yang diemban di lingkungan fakultas, baik sebagai ketua program studi, wakil dekan, dekan, maupun ketua tim. Setiap amanah harus dijalankan dengan kesungguhan dan komitmen.
“Ini harus jadi komitmen. Karena kadang kala masih kita temukan seolah-olah, saya katakan seolah, koyo-koyo sampingan, padahal yang pokok justru yang lain. Itu kurang tepat.” lanjutnya.
Prof. Fauzi, juga mengajak seluruh sivitas akademika fakultas untuk secara berkala melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas masing-masing. Evaluasi tersebut tidak hanya berkaitan dengan capaian pekerjaan, tetapi juga menyangkut sejauh mana setiap individu telah menjalankan tugas dengan baik, benar, dan sungguh-sungguh.
“Sudahkah kita menjalankan tugas pokok itu dengan baik, dengan benar, sungguh-sungguh atau belum? Karena di situlah mungkin yang membuat kita hidupnya berkah. Jangan pernah coba-coba mengkhianati sumpah. Jangan pernah mencoba mengkhianati tugas,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa komitmen, integritas, dan totalitas dalam menjalankan amanah menjadi bagian penting dalam membangun kinerja kelembagaan. Menurutnya, pekerjaan di lingkungan perguruan tinggi bukan hanya menyangkut kepentingan pribadi, tetapi juga berkaitan dengan keluarga yang menaruh harapan serta masyarakat yang dilayani melalui institusi pendidikan.
“Insya Allah kalau kita jalankan tugas dengan baik, komitmen, integritas, dan totalitas mengabdi kepada tugas ini, sebesar apa pun yang kita harapkan akan tercapai dengan baik,” katanya.
Beliau juga menyoroti perkembangan jumlah mahasiswa baru FTIK. Ia meminta seluruh program studi tidak hanya melihat keberhasilan yang telah dicapai, tetapi juga berani mencermati berbagai persoalan yang muncul,
“Bagaimana kita menghadirkan kualitas yang lebih bagus, sehingga kepercayaan akan terus ada di tengah-tengah persaingan perguruan tinggi yang luar biasa,” katanya.

Selain evaluasi kelembagaan, rapat juga diarahkan pada kesiapan pelaksanaan perkuliahan semester mendatang. Dekan meminta masing-masing bidang menyampaikan perkembangan persiapan secara ringkas, termasuk pembagian dosen pengampu, jadwal perkuliahan, hingga berbagai kendala yang masih ditemukan.
Pemaparan awal disampaikan oleh Prof. Suparjo terkait persiapan perkuliahan. Ia menjelaskan bahwa Surat Keputusan (SK) pengampu mata kuliah pada dasarnya telah selesai melalui proses pembahasan tim dan finalisasi di tingkat Dekanat. Namun, masih terdapat sejumlah penyesuaian karena adanya perubahan beberapa mata kuliah.
“SK pengampu sebenarnya sudah jadi, Bapak/Ibu, yaitu sudah melalui proses dari tim, kemudian difinalisasi di Dekanat,” jelas Prof. Suparjo.
Ia menyampaikan bahwa setelah dilakukan pengecekan masih ditemukan beberapa perubahan, di antaranya terkait mata kuliah Literasi Media serta mata kuliah Pancasila dan Kewarganegaraan. Untuk semester tersebut, mata kuliah Pancasila dan Kewarganegaraan akan disesuaikan menjadi mata kuliah Pancasila.
Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh perangkat akademik telah siap sebelum kegiatan perkuliahan berlangsung.
Dalam rapat, Dekan juga memberikan perhatian terhadap mahasiswa yang belum melakukan pengisian Kartu Rencana Studi (KRS). Berdasarkan pemantauan yang dilakukan, masih terdapat mahasiswa yang belum mengisi KRS meskipun terdapat kemungkinan sebagian di antaranya telah menyelesaikan pembayaran.
Ia meminta agar mahasiswa yang telah membayar tetapi mengalami kendala dalam pengisian KRS tetap diberikan ruang untuk menyelesaikan proses administrasinya. Pendekatan tersebut dinilai penting, terutama dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi sebagian mahasiswa.
Selain itu, beliau juga meminta agar program studi dan pihak terkait membantu mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam proses pengisian KRS. Sementara bagi mahasiswa yang memang belum melakukan pembayaran, diperlukan penanganan sesuai dengan kondisi dan ketentuan akademik yang berlaku.
Rapat Fakultas ini menjadi ruang koordinasi untuk menyatukan langkah berbagai unsur fakultas dalam menghadapi semester baru sekaligus mengevaluasi perkembangan kelembagaan. Di tengah dinamika penerimaan mahasiswa, tuntutan peningkatan mutu, dan berbagai agenda fakultas, refleksi terhadap pelaksanaan tugas menjadi salah satu pesan utama yang ditekankan.
Bagi FTIK, tantangan tersebut tidak hanya perlu dijawab melalui program dan kebijakan, tetapi juga melalui kesungguhan setiap unsur dalam menjalankan amanah masing-masing. Seperti ditegaskan Dekan, setiap individu perlu menemukan diri dalam kerangka menjalankan tugas dan memberikan kontribusi terbaik bagi lembaga.