Skip to main content

Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan

FTIK UIN Saizu Mulai Audit Lapangan AMI 2026, Prodi PAI Jadi Sesi Perdana

WhatsApp Image 2026-09-28 at 13.53.26
BeritaPendidikan Agama Islam

FTIK UIN Saizu Mulai Audit Lapangan AMI 2026, Prodi PAI Jadi Sesi Perdana

Purwokerto, 28/09/2026 – Rangkaian Audit Mutu Internal (AMI) 2026 di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto resmi memasuki tahap audit lapangan. Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) menjadi salah satu program studi yang menjalani sesi pertama audit pada Senin, 28 September 2026, bertempat di Meeting Room K.H.A. Wahid Hasyim FTIK UIN Saizu.

Sesi pertama berlangsung pukul 08.00–11.30 WIB dengan tim auditor yang terdiri atas Dr. Mawardi, M.Ag. selaku Ketua Auditor dan Zahratika Zalafi, S.Psi., M.Si. selaku anggota auditor. Proses audit diikuti oleh unsur pengelola Program Studi PAI untuk mencermati berbagai data dan pelaksanaan kegiatan akademik di tingkat program studi.

Audit lapangan menjadi tahapan penting dalam AMI karena memberikan ruang bagi auditor dan program studi untuk melihat secara langsung kesesuaian antara dokumen, data, serta pelaksanaan kegiatan yang telah berjalan.

Dalam sesi audit tersebut, salah satu aspek yang dicermati adalah data mahasiswa Program Studi PAI, baik mahasiswa yang masih aktif maupun mahasiswa yang telah menyelesaikan studi atau lulus.

Pengecekan dilakukan melalui proses konfirmasi dan pencermatan terhadap data yang tersedia. Auditor menggali informasi untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi mahasiswa di Program Studi PAI, sementara pihak program studi memberikan penjelasan beserta data pendukung yang diperlukan.

Ketua Auditor, Dr. Mawardi, M.Ag., menyampaikan bahwa proses audit pada dasarnya tidak hanya dimaksudkan untuk mencari kekurangan, tetapi juga memastikan data dan pelaksanaan program studi dapat terbaca secara utuh.

 “Data mahasiswa aktif dan lulusan, misalnya, bukan sekadar angka. Dari data tersebut kita bisa melihat bagaimana perjalanan mahasiswa di dalam program studi dan bagaimana pengelolaannya dilakukan. Jadi, yang kita cari adalah gambaran yang utuh,” tambahnya.

Menanggapi proses tersebut, Kaprodi PAI FTIK UIN Saizu, Dr. H. Misbah, M.Ag., menyampaikan bahwa pihak program studi siap mengikuti proses audit secara terbuka. Menurutnya, dialog bersama auditor menjadi kesempatan bagi Prodi PAI untuk melihat kembali pengelolaan program studi dari berbagai sisi.

 “Kami berusaha memberikan data sesuai dengan kondisi yang ada. Kalau ada hal yang masih perlu dilengkapi, tentu menjadi catatan bagi kami untuk segera ditindaklanjuti. Harapannya, proses audit ini benar-benar memberikan masukan yang bisa kami gunakan untuk memperbaiki dan mengembangkan Prodi PAI,” tuturnya.

Dekan FTIK UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, Prof. Dr. H. Fauzi, M.Ag., turut menegaskan bahwa AMI harus ditempatkan sebagai bagian dari upaya membangun budaya mutu di lingkungan fakultas.

“Audit ini adalah ruang untuk kita bersama-sama melihat perjalanan program studi. Auditor memberikan perspektif dari luar, sementara program studi memahami kondisi yang ada di dalam. Kalau keduanya dipertemukan dengan data dan komunikasi yang baik, hasilnya dapat menjadi bahan perbaikan yang sangat berarti,” ujar Prof. Dr. H. Fauzi, M.Ag.

Ia menambahkan bahwa hasil audit diharapkan tidak berhenti pada temuan, tetapi dilanjutkan dengan langkah perbaikan yang konkret.

“Yang paling penting setelah audit adalah tindak lanjutnya. Apa yang sudah baik dipertahankan, apa yang masih kurang kita perbaiki. Dengan begitu, AMI benar-benar menjadi bagian dari siklus peningkatan mutu, bukan sekadar kegiatan rutin tahunan,” lanjutnya.

Melalui proses ini, program studi tidak hanya mendapatkan evaluasi terhadap berbagai aspek penyelenggaraan akademik, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk mengidentifikasi bagian-bagian yang masih dapat diperkuat.

Bagi FTIK, pertemuan antara auditor dan program studi dalam AMI menjadi bagian dari upaya membangun budaya evaluasi, keterbukaan, dan perbaikan berkelanjutan. Auditor hadir untuk mencermati, program studi memberikan penjelasan, sementara fakultas memastikan hasil proses tersebut dapat ditindaklanjuti.

Pelaksanaan AMI 2026 diharapkan mampu memberikan gambaran yang objektif mengenai pelaksanaan mutu di tingkat program studi sekaligus menghasilkan rekomendasi yang dapat menjadi pijakan bagi Prodi PAI dan FTIK UIN Saizu untuk terus melakukan perbaikan dan pengembangan kualitas pendidikan.