Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan

Latih Pronunciation, KRB UIN Saizu Gelar Agenda Tongue Twister

WhatsApp Image 2026-04-11 at 16.49.25
Berita

Latih Pronunciation, KRB UIN Saizu Gelar Agenda Tongue Twister

Purwokerto, 10/04/2026 – Upaya meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris di kalangan mahasiswa terus dilakukan dengan pendekatan yang inovatif dan menyenangkan. Divisi Bahasa Inggris Komunitas Rumah Bahasa (KRB) sukses menggelar agenda Tongue Twister pada Jumat (10/4/2026) di lingkungan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto.

Kegiatan yang berlangsung pada siang hari ini diikuti oleh anggota KRB, anggota HMPS PAI, serta mahasiswa umum yang tertarik mengasah kemampuan berbicara bahasa Inggris. Mengusung konsep santai dan interaktif, agenda ini menjadi ruang belajar alternatif yang tidak kaku, namun tetap berorientasi pada peningkatan kompetensi kebahasaan, khususnya dalam aspek pelafalan (pronunciation).

Sejak awal kegiatan, suasana tampak cair dan penuh antusiasme. Para peserta diajak mengucapkan berbagai kalimat tongue twister yang dikenal memiliki tingkat kesulitan tinggi karena kemiripan bunyi dan kecepatan pengucapan. Metode ini terbukti efektif dalam melatih kejelasan artikulasi sekaligus meningkatkan kepercayaan diri saat berbicara dalam bahasa Inggris.

Dalam pelaksanaannya, latihan dilakukan secara bertahap, dimulai dari kalimat sederhana hingga tingkat yang lebih kompleks. Setiap peserta diberikan kesempatan untuk mencoba, mengulang, dan memperbaiki pengucapan secara langsung dengan pendampingan mentor. Tawa dan semangat peserta pun mewarnai jalannya kegiatan, menciptakan suasana belajar yang hidup dan tidak membosankan.

Citra Annisa selaku penanggung jawab Divisi Bahasa Inggris KRB menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menghilangkan kesan bahwa belajar bahasa Inggris itu sulit dan menegangkan.
“Kami ingin menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan, sehingga teman-teman lebih berani mencoba dan tidak takut salah. Dari tongue twister ini, mereka bisa melatih pelafalan sekaligus membangun kepercayaan diri,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kemampuan berbicara bahasa Inggris tidak hanya ditentukan oleh penguasaan kosakata, tetapi juga oleh keberanian untuk praktik secara langsung dalam suasana yang suportif.

Melalui agenda ini, KRB berharap mahasiswa, khususnya dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), dapat meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris secara bertahap dan berkelanjutan. Kegiatan semacam ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun budaya berbahasa asing di lingkungan kampus.

Mengusung semangat “Arabic and English are Our Habits”, Komunitas Rumah Bahasa terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang tidak hanya edukatif, tetapi juga menyenangkan. Dengan pendekatan yang humanis dan interaktif, mahasiswa diharapkan mampu menguasai bahasa asing sebagai bekal penting dalam menghadapi tantangan global.