Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan

Tadris Matematika UIN Saizu Hadirkan Dosen Tamu, Bahas Strategi Pembelajaran Matematika untuk Anak Berkebutuhan Khusus

dzsd
BeritaTadris Matematika

Tadris Matematika UIN Saizu Hadirkan Dosen Tamu, Bahas Strategi Pembelajaran Matematika untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Purwokerto, 28/04/2026 – Program Studi Tadris Matematika UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto menyelenggarakan perkuliahan dosen tamu secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, 28 April 2026 pukul 13.00 WIB. Kegiatan ini menghadirkan Santika Lya Diah Pramesti, M.Pd., dosen dari Program Studi Tadris Matematika UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan, dengan mengusung tema “Strategi Pembelajaran Matematika untuk Anak Berkebutuhan Khusus.”

Perkuliahan ini merupakan bagian dari mata kuliah Pembelajaran Matematika Inklusif yang diikuti oleh mahasiswa Tadris Matematika dengan antusias. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi pedagogis mahasiswa, khususnya dalam menghadapi dinamika pembelajaran di kelas inklusif yang menuntut pendekatan adaptif dan responsif terhadap keberagaman peserta didik.

Dalam pemaparannya, narasumber menekankan bahwa pemahaman terhadap karakteristik anak berkebutuhan khusus (ABK) menjadi fondasi utama dalam merancang pembelajaran matematika yang efektif. Setiap peserta didik memiliki kebutuhan yang berbeda, sehingga pendekatan yang digunakan tidak dapat diseragamkan.

“Guru perlu mengenali profil belajar siswa secara mendalam agar dapat menentukan strategi yang tepat. Pembelajaran matematika bagi ABK tidak cukup hanya fokus pada materi, tetapi juga pada bagaimana materi itu dapat diakses dan dipahami oleh siswa,” jelasnya.

Ia juga memaparkan sejumlah strategi yang dapat diterapkan dalam pembelajaran matematika inklusif, di antaranya penggunaan media konkret untuk membantu visualisasi konsep, pendekatan multisensori yang melibatkan berbagai indera dalam proses belajar, serta diferensiasi pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan individu siswa.

Selain aspek kognitif, narasumber turut menekankan pentingnya membangun aspek afektif peserta didik, seperti kepercayaan diri dan kemandirian belajar. Menurutnya, keberhasilan pembelajaran matematika pada ABK tidak hanya diukur dari penguasaan konsep, tetapi juga dari perkembangan sikap dan kesiapan belajar siswa.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan adanya sesi diskusi yang dimanfaatkan mahasiswa untuk mengajukan pertanyaan, berbagi pengalaman, serta mendalami berbagai tantangan yang mungkin dihadapi dalam praktik pembelajaran di kelas inklusif. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya partisipasi dalam dialog yang berlangsung sepanjang kegiatan.

Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Tadris Matematika UIN Saizu, Dr. Maria Ulpah, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan dosen tamu ini merupakan bagian dari upaya prodi dalam menghadirkan pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa memiliki wawasan yang lebih luas serta kesiapan yang lebih matang dalam menghadapi tantangan pembelajaran di kelas inklusif. Ini menjadi bagian dari komitmen kami dalam mencetak calon pendidik yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik,” ungkapnya.

Kegiatan dosen tamu ini tidak hanya memperkaya pengalaman akademik mahasiswa, tetapi juga mempertegas komitmen Program Studi Tadris Matematika UIN Saizu dalam mendukung pendidikan inklusif. Dengan menghadirkan praktisi dan akademisi dari berbagai institusi, prodi berupaya membuka ruang kolaborasi sekaligus memperluas perspektif mahasiswa dalam memahami praktik pembelajaran yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa mampu menginternalisasi berbagai strategi yang telah dipelajari dan mengimplementasikannya secara nyata dalam praktik pembelajaran, sehingga mampu menciptakan lingkungan belajar matematika yang inklusif, ramah, dan memberdayakan bagi seluruh peserta didik.