Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan

SEMA FTIK UIN Saizu Gelar Diklat Administrasi, Perkuat Tata Kelola ORMAWA yang Profesional dan Akuntabel

Screenshot (124)
Berita

SEMA FTIK UIN Saizu Gelar Diklat Administrasi, Perkuat Tata Kelola ORMAWA yang Profesional dan Akuntabel

Purwokerto, 30/04/2026 – Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas organisasi kemahasiswaan melalui penyelenggaraan Diklat Administrasi pada Kamis, 30 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di Meeting Room K.H.A. Wahid Hasyim ini diikuti oleh perwakilan organisasi mahasiswa (ORMAWA) se-FTIK sebagai peserta utama.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas pengurus ORMAWA, khususnya dalam bidang administrasi organisasi yang kerap menjadi tantangan dalam menjalankan program kerja secara tertib dan berkelanjutan. Melalui diklat ini, peserta tidak hanya dibekali pemahaman teoritis, tetapi juga wawasan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam tata kelola organisasi masing-masing.

Hadir sebagai narasumber, tiga pemateri dari unsur tenaga kependidikan FTIK yang berpengalaman di bidang administrasi, yakni Hargiyanto, S.S., A.Md. selaku Koordinator Akademik (AKA), Restiti Winarni, A.Md. dari bagian Perencanaan dan Keuangan, serta Khoirul Anam, S.Pd.I selaku Koordinator Administrasi Umum dan Kepegawaian (AUK). Ketiganya menyampaikan materi secara sistematis dan aplikatif, mencakup pengelolaan administrasi akademik, penyusunan dan pelaporan keuangan organisasi, hingga tata kelola administrasi umum yang tertib dan sesuai prosedur.

Ketua SEMA FTIK, Muhammad Kamal Mubarok, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa diklat administrasi merupakan program penting yang dirancang untuk menjawab kebutuhan riil ORMAWA dalam menjalankan roda organisasi.

“Kami menyadari bahwa administrasi sering kali dipandang sebagai hal teknis, padahal justru menjadi fondasi utama dalam keberlangsungan organisasi. Oleh karena itu, diklat ini diharapkan mampu memberikan bekal yang cukup bagi seluruh pengurus ORMAWA dalam satu periode ke depan,” ungkapnya.

Kamal juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan, baik dalam hal penyambutan maupun teknis kegiatan. Namun demikian, ia berharap semangat belajar dan kolaborasi tetap menjadi nilai utama yang dapat diambil dari kegiatan ini.

Sambutan sekaligus arahan strategis disampaikan oleh Dekan FTIK, Prof. Dr. H. Fauzi, M.Ag. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa administrasi bukan sekadar aktivitas pencatatan atau pengarsipan, melainkan bagian integral dari sistem tata kelola organisasi yang profesional dan berintegritas.

“Administrasi adalah wajah dari sebuah organisasi. Jika administrasinya tertib, maka dapat dipastikan proses di dalamnya juga berjalan dengan baik. Sebaliknya, jika administrasi diabaikan, maka akan berdampak pada lemahnya sistem dan akuntabilitas organisasi,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya menghadirkan “ruh administrasi” dalam setiap aktivitas organisasi. Menurutnya, ruh tersebut tercermin dalam sikap kesadaran, kedisiplinan, dan tanggung jawab yang dimiliki oleh setiap pengurus dalam menjalankan tugas administratif.

“Yang terpenting bukan hanya bagaimana administrasi itu dibuat, tetapi bagaimana kesadaran untuk menjalankannya secara konsisten. Di situlah letak profesionalisme organisasi mahasiswa,” tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi yang disampaikan. Diskusi interaktif juga menjadi bagian penting dalam memperdalam pemahaman, terutama terkait permasalahan administrasi yang sering dihadapi oleh ORMAWA di lapangan. Para pemateri juga memberikan contoh-contoh konkret serta solusi praktis yang relevan dengan kebutuhan organisasi mahasiswa.

Melalui diklat ini, diharapkan seluruh ORMAWA di lingkungan FTIK mampu mengimplementasikan sistem administrasi yang lebih tertata, transparan, dan akuntabel. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi titik awal dalam membangun budaya organisasi yang lebih profesional, adaptif, dan berorientasi pada keberlanjutan.

Dengan adanya penguatan kapasitas di bidang administrasi ini, SEMA FTIK optimistis bahwa kinerja organisasi mahasiswa ke depan akan semakin meningkat, tidak hanya dalam aspek program kerja, tetapi juga dalam tata kelola yang rapi, sistematis, dan dapat dipertanggungjawabkan.