HMPS PGMI Gelar Workshop Desain Grafis, Bekali Mahasiswa Keterampilan Media Pembelajaran Digital
17/04/2026 2026-04-20 1:50HMPS PGMI Gelar Workshop Desain Grafis, Bekali Mahasiswa Keterampilan Media Pembelajaran Digital
HMPS PGMI Gelar Workshop Desain Grafis, Bekali Mahasiswa Keterampilan Media Pembelajaran Digital
Purwokerto, 17/04/2026 – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) menggelar Workshop Desain Grafis sebagai upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menciptakan media pembelajaran kreatif berbasis digital. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 17 April 2026 dan diikuti oleh 160 mahasiswa PGMI semester 4.
Workshop ini dirancang untuk memberikan bekal praktis bagi calon pendidik, khususnya dalam menghadapi kebutuhan pembelajaran modern yang menuntut penggunaan media visual yang menarik dan interaktif. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan mahasiswa yang akan menjalani program magang di sekolah.
Dalam sambutannya, Koordinator Program Studi PGMI, Donny Khoerul Aziz, menegaskan pentingnya penguasaan desain grafis bagi mahasiswa calon guru. Ia menyampaikan bahwa kemampuan tersebut menjadi salah satu kompetensi yang relevan dalam menunjang proses pembelajaran di kelas.
“Workshop ini sangat penting diikuti oleh mahasiswa PGMI sebagai calon pendidik, karena kemampuan membuat media pembelajaran yang menarik akan sangat berpengaruh terhadap efektivitas penyampaian materi kepada siswa,” ujarnya.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Mohamad Mabarun, S.Pd. yang membagikan materi terkait konsep dasar desain grafis serta penerapannya dalam dunia pendidikan. Dalam pemaparannya, ia juga mengulas pengalaman akademiknya, termasuk hasil penelitian skripsi yang berfokus pada pengembangan media pembelajaran berbasis desain grafis menggunakan aplikasi Canva.
“Desain grafis bukan hanya soal membuat tampilan yang menarik, tetapi bagaimana kita menyampaikan pesan pembelajaran secara jelas dan mudah dipahami oleh siswa. Guru harus mampu menjembatani materi dengan visual yang komunikatif,” ujar Mabarun.

Ia menambahkan, “Melalui pemanfaatan aplikasi seperti Canva, mahasiswa bisa mulai berlatih membuat media pembelajaran yang sederhana namun efektif. Kuncinya ada pada kreativitas dan keberanian untuk mencoba.”
Peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga pemahaman praktis mengenai bagaimana merancang media pembelajaran yang efektif, komunikatif, dan menarik secara visual. Materi disampaikan secara sistematis dan interaktif, sehingga peserta dapat mengikuti dengan baik hingga akhir sesi. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Dengan persiapan yang telah dilakukan sejak jauh hari, workshop ini berjalan dengan lancar dan kondusif, serta mampu menghadirkan suasana belajar yang serius namun tetap inspiratif.
Penyelenggaraan workshop ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mahasiswa PGMI untuk memiliki keterampilan tambahan di luar kompetensi pedagogik dasar, khususnya dalam memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran. Desain grafis dinilai menjadi salah satu solusi dalam menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan mudah dipahami oleh siswa.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dalam praktik mengajar, baik saat magang maupun ketika terjun langsung ke dunia pendidikan. Tidak hanya itu, keterampilan desain grafis juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk berinovasi dalam menciptakan media pembelajaran yang kreatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Workshop ini menjadi bukti komitmen HMPS PGMI dalam menghadirkan program yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dan relevan dengan kebutuhan calon pendidik masa kini. Dengan bekal tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menjadi guru yang inovatif, kreatif, dan mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna di kelas.