Skip to main content

Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan

FTIK UIN Saizu Siapkan Dosen Pengampu PKA RPL PIAUD!

WhatsApp Image 2026-09-21 at 09.35.07
BeritaPendidikan Islam Anak Usia Dini

FTIK UIN Saizu Siapkan Dosen Pengampu PKA RPL PIAUD!

Purwokerto, 18 September 2026 –  Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto mempersiapkan pelaksanaan Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau (PKA RPL) bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Program tersebut merupakan bagian dari kemitraan UIN Saizu dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia untuk membantu guru PAUD yang belum berkualifikasi akademik S1 melanjutkan pendidikan tinggi.

Program PKA RPL PIAUD UIN Saizu pada tahap awal akan diikuti oleh 100 mahasiswa. Peserta tersebut terbagi dalam tiga kelas, yakni satu kelas afirmasi sebanyak 33 mahasiswa dan dua kelas reguler dengan total 67 mahasiswa. Pembagian tersebut mengikuti ketentuan Kementerian yang menetapkan jumlah maksimal 40 mahasiswa dalam satu kelas.

Dalam pengarahan kepada dosen pengampu, pimpinan FTIK menegaskan bahwa program ini memiliki karakter khusus karena peserta merupakan guru PAUD yang telah memiliki pengalaman mengajar. Oleh karena itu, proses pembelajaran tidak hanya diarahkan pada penyampaian materi akademik, tetapi juga pada pendampingan agar mahasiswa mampu menyelesaikan studi sesuai waktu yang telah ditetapkan.

Program afirmasi diperuntukkan bagi peserta berusia 47 hingga 55 tahun dengan masa studi dua semester, sedangkan kategori reguler ditempuh selama tiga semester. Perkuliahan dilaksanakan secara daring dan dijadwalkan menyesuaikan aktivitas peserta yang tetap menjalankan tugas sebagai guru PAUD.

Menanggapi pelaksanaan program tersebut, Dekan FTIK UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, Prof. Dr. H. Fauzi, M.Ag., menyampaikan bahwa Program PKA RPL PIAUD merupakan bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam memperluas akses pendidikan bagi guru PAUD sekaligus mendukung program pemerintah dalam peningkatan kualifikasi akademik pendidik.

“Program ini bukan sekadar menghadirkan perkuliahan, tetapi juga menghadirkan pendampingan dan layanan akademik yang terbaik bagi para guru PAUD yang telah mengabdikan dirinya selama bertahun-tahun. Karena itu, kami berharap seluruh peserta dapat menyelesaikan studi dengan baik, tepat waktu, dan memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya dari program ini,” ujar Prof. Fauzi.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari terselenggaranya proses pembelajaran, tetapi juga dari keberhasilan peserta menuntaskan studi hingga lulus.

“Semangat kita adalah kudu rampung, kudu lulus. FTIK berkomitmen memberikan dukungan melalui dosen, tenaga kependidikan, dan sistem pembelajaran yang adaptif agar para peserta dapat menyelesaikan pendidikan sampai tuntas,” tambahnya.

Prof. Fauzi juga menegaskan bahwa keterlibatan FTIK dalam Program PKA RPL merupakan bagian dari pengabdian institusi kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas guru PAUD di Indonesia.

Dengan kolaborasi antara Kementerian, fakultas, program studi, dosen, dan tenaga kependidikan, FTIK UIN Saizu optimistis Program PKA RPL PIAUD dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi para guru PAUD, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Selain pendampingan akademik, dosen juga diminta mengaitkan materi perkuliahan dengan konteks Pendidikan Anak Usia Dini. Meskipun sejumlah mata kuliah diampu oleh dosen dari bidang keilmuan yang berbeda, substansi pembelajaran diharapkan tetap relevan dengan kebutuhan guru PAUD.

Khusus mata kuliah Al-Qur’an dan Hadis, misalnya, materi diarahkan pada ayat-ayat yang berkaitan dengan pendidikan anak serta implementasinya dalam proses pendidikan. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya menjadikan pembelajaran lebih kontekstual bagi peserta PKA RPL.

FTIK dan Prodi PIAUD juga telah menyiapkan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) untuk mata kuliah yang berada di tingkat program studi. Para dosen pengampu diarahkan untuk menyiapkan bahan pembelajaran yang mudah dipelajari peserta, seperti bahan bacaan digital, presentasi, resume, dan latihan soal.

Dari sisi teknis, perkuliahan dilaksanakan sepenuhnya secara daring. Jadwal resmi pelaporan pembelajaran disiapkan pada hari aktif setelah pukul 13.00 WIB, menyesuaikan waktu peserta yang umumnya mengajar pada pagi hari. Dalam pelaksanaannya, waktu perkuliahan dapat dikomunikasikan antara dosen dan mahasiswa sepanjang proses pembelajaran serta bukti administrasinya terpenuhi.

Setiap pelaksanaan perkuliahan juga diminta memiliki bukti dokumentasi berupa tangkapan layar. Untuk mendukung pembelajaran, FTIK menyiapkan akun Zoom berlangganan bulanan yang dikelola oleh tim administrasi. Setelah dosen dan mahasiswa menyepakati jadwal, dosen dapat berkoordinasi dengan admin untuk memperoleh tautan perkuliahan.

Program PKA RPL juga memiliki ketentuan administrasi yang harus dipenuhi. Dosen pengampu diminta mengisi dokumen kesediaan mengajar dan nantinya mendapatkan penugasan secara resmi. Setiap kegiatan pembelajaran, termasuk UTS dan UAS, harus memiliki bukti pelaksanaan sebagai bagian dari pertanggungjawaban program.

Dalam pengarahan tersebut juga ditegaskan bahwa mahasiswa tidak diperkenankan dikenai pungutan tambahan dalam bentuk apa pun. Seluruh pembiayaan program telah diatur melalui skema yang ditetapkan oleh Kementerian.

Sementara itu, tugas akhir mahasiswa diarahkan dalam bentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sederhana. Jumlah halaman yang telah diarahkan berkisar 30–40 halaman. Tahapan munaqosah direncanakan berlangsung pada semester kedua meskipun proses perkuliahan pada semester tersebut masih berjalan.

Prodi PIAUD menilai program ini menjadi kesempatan penting untuk memperluas akses peningkatan kualifikasi akademik bagi guru PAUD. Sebagian besar peserta berasal dari wilayah sekitar Banyumas dan daerah sekitarnya serta memiliki latar belakang ekonomi yang membuat akses pendidikan tinggi menjadi tantangan tersendiri.

Antusiasme peserta terlihat sejak tahap orientasi. Dari 100 peserta, hanya sebagian kecil yang tidak dapat hadir secara langsung karena memiliki agenda lain. Bagi peserta yang tidak hadir, prodi menyiapkan alternatif orientasi secara hybrid sehingga seluruh peserta tetap memperoleh informasi awal mengenai pelaksanaan program.

Program PKA RPL ini sekaligus menjadi langkah awal bagi FTIK UIN Saizu dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait peningkatan kualifikasi akademik guru PAUD. Apabila pelaksanaan program berjalan baik, terdapat peluang adanya program lanjutan pada periode berikutnya. Lulusan PKA RPL juga berpotensi melanjutkan ke program Pendidikan Profesi Guru (PPG) sesuai kebijakan dan mekanisme yang ditetapkan pemerintah.

Melalui keterlibatan dosen dan tenaga kependidikan, FTIK UIN Saizu berkomitmen memastikan program tidak berhenti pada proses perkuliahan, tetapi benar-benar membantu peserta menyelesaikan pendidikan hingga memperoleh kualifikasi akademik yang ditargetkan.