Bahas Peran AI dalam Pembelajaran Matematika, Tadris Matematika UIN Saizu Gelar International Team Teaching Bersama Mahasiswa Rusia
26/05/2026 2026-05-26 13:33Bahas Peran AI dalam Pembelajaran Matematika, Tadris Matematika UIN Saizu Gelar International Team Teaching Bersama Mahasiswa Rusia
Bahas Peran AI dalam Pembelajaran Matematika, Tadris Matematika UIN Saizu Gelar International Team Teaching Bersama Mahasiswa Rusia
Purwokerto (26/05/2026) – Program Studi Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto kembali memperkuat jejaring akademik internasional melalui kegiatan International Team Teaching (ITT) yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada pukul 13.30 WIB. Kegiatan ini menghadirkan Muhammad ’Azmi Nuha, M.Pd., dosen Prodi Tadris Matematika UIN Saizu, sebagai narasumber utama dengan mengangkat tema “The Role of AI in Supporting Teachers’ Scaffolding and Enhancing Metacognition in Teaching and Learning Mathematics.”
Kegiatan tersebut diikuti mahasiswa dari Institute of Childhood, Novosibirsk State Pedagogical University, Rusia. Forum akademik internasional ini menjadi ruang kolaboratif untuk mendiskusikan perkembangan teknologi pendidikan, khususnya pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pembelajaran matematika modern.
Dalam pemaparannya, Muhammad ’Azmi Nuha menjelaskan bahwa perkembangan AI telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk dalam strategi pembelajaran matematika. Menurutnya, AI dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu pedagogis yang mendukung guru dalam memberikan scaffolding atau bantuan belajar yang adaptif sesuai kebutuhan peserta didik.

“Pemanfaatan AI dalam pembelajaran bukan untuk menggantikan peran guru, melainkan mendukung guru dalam merancang interaksi belajar yang lebih adaptif, personal, dan efektif. AI juga dapat membantu siswa meningkatkan kemampuan metakognitifnya, yakni kemampuan untuk memahami cara berpikir dan proses belajar mereka sendiri,” ujarnya.
Ia menambahkan, dalam pembelajaran matematika, kemampuan metakognisi menjadi aspek penting karena membantu siswa tidak hanya memahami hasil akhir, tetapi juga menyadari proses berpikir yang mereka lakukan saat menyelesaikan suatu persoalan.
Diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta internasional. Mahasiswa dari Rusia aktif mengajukan pertanyaan terkait implementasi AI dalam pembelajaran matematika di berbagai konteks pendidikan, termasuk tantangan etis, kesiapan guru, dan peluang pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi.
Kegiatan ITT ini sekaligus menjadi wadah pertukaran wawasan dan praktik terbaik dalam pengajaran matematika lintas negara. Melalui forum tersebut, mahasiswa memperoleh pengalaman akademik global sekaligus pemahaman mengenai dinamika transformasi pendidikan di era digital dan AI.
Ketua Program Studi Tadris Matematika UIN Saizu, Dr. Maria Ulpah, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan International Team Teaching merupakan bagian dari komitmen program studi dalam meningkatkan kualitas akademik dan memperluas kolaborasi internasional.
“Kegiatan ini tidak hanya mempertemukan mahasiswa dan dosen dari dua negara dalam forum akademik, tetapi juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam bidang pendidikan matematika, penelitian, serta pengembangan inovasi pembelajaran berbasis teknologi,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai upaya memperkuat kompetensi global mahasiswa sekaligus mendorong kesiapan calon pendidik menghadapi tantangan pendidikan masa depan.
Melalui penyelenggaraan International Team Teaching ini, Prodi Tadris Matematika FTIK UIN Saizu menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, berorientasi global, serta mampu menjawab kebutuhan pembelajaran matematika di era transformasi digital.