Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan

Bahas Integrasi Teknologi dalam Kurikulum Matematika, Tadris Matematika UIN Saizu Gelar International Team Teaching Bersama Akademisi Rusia

ham 1
BeritaTadris Matematika

Bahas Integrasi Teknologi dalam Kurikulum Matematika, Tadris Matematika UIN Saizu Gelar International Team Teaching Bersama Akademisi Rusia

Purwokerto, (23/05/2026) – Program Studi Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto kembali memperkuat jejaring akademik internasional melalui kegiatan International Team Teaching (ITT) yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada 22 Mei 2026. Kegiatan ini menghadirkan akademisi internasional dari Rusia, Voronina Olga Vladimirovna, Senior Lecturer pada Department of Pedagogy and Methods of Primary Education, Institute of Childhood, Novosibirsk State Pedagogical University.

Kegiatan tersebut diikuti mahasiswa kelas 6 TMA B yang tengah menempuh mata kuliah Telaah Kurikulum Matematika Sekolah. Selain mahasiswa, kegiatan juga dihadiri dosen pengampu mata kuliah Hammam Al Faruq, M.Pd., serta jajaran pimpinan Program Studi Tadris Matematika.

Dalam sesi perkuliahan internasional tersebut, Voronina Olga Vladimirovna membawakan materi bertajuk “Technology Integration in the School Mathematics Curriculum.” Materi ini membahas pentingnya integrasi teknologi dalam pembelajaran matematika sebagai bagian dari transformasi pendidikan abad ke-21.

Menurut Voronina, teknologi tidak lagi dipandang sekadar pelengkap dalam pembelajaran, melainkan menjadi bagian penting dalam menciptakan proses belajar yang lebih interaktif, kolaboratif, dan kontekstual. Ia menekankan bahwa pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran matematika dapat membantu siswa memahami konsep abstrak secara lebih konkret dan visual.

“Integrasi teknologi dalam pembelajaran matematika harus mampu mendukung pemahaman konsep, meningkatkan partisipasi siswa, serta membangun keterampilan berpikir kritis dan kolaboratif yang dibutuhkan di era modern,” jelasnya dalam sesi pemaparan.

Ia juga menyoroti pentingnya menghubungkan metode pengajaran modern dengan konteks lokal dan kebutuhan peserta didik. Menurutnya, keberhasilan integrasi teknologi dalam pendidikan tidak hanya bergantung pada perangkat digital yang digunakan, tetapi juga pada kemampuan guru dalam merancang pengalaman belajar yang bermakna.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa. Pada sesi diskusi dan tanya jawab, mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan terkait penerapan teknologi dalam kurikulum matematika, tantangan implementasi di sekolah, hingga strategi pembelajaran digital yang efektif di berbagai konteks pendidikan.

Dosen pengampu mata kuliah, Hammam Al Faruq, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan International Team Teaching menjadi salah satu langkah strategis dalam memperluas perspektif mahasiswa terhadap praktik pendidikan global.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan wawasan teoritis, tetapi juga pengalaman akademik internasional yang penting untuk memperkuat kompetensi mereka sebagai calon pendidik matematika di era global dan digital,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi internasional semacam ini menjadi bagian dari upaya Prodi Tadris Matematika dalam menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pendidikan masa depan.

Ketua Program Studi Tadris Matematika UIN Saizu, Dr. Maria Ulpah, M.Si., turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, International Team Teaching bukan hanya menjadi forum pertukaran ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang untuk membangun jejaring akademik lintas negara yang berkelanjutan.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen program studi dalam meningkatkan kualitas akademik dan memperluas pengalaman global mahasiswa. Kami berharap mahasiswa semakin terbuka terhadap perkembangan pendidikan internasional dan mampu mengembangkan inovasi pembelajaran matematika yang relevan dengan tantangan zaman,” ujarnya.

Melalui penyelenggaraan International Team Teaching bersama akademisi Rusia ini, Prodi Tadris Matematika FTIK UIN Saizu kembali menegaskan komitmennya dalam membangun pendidikan yang berorientasi global, adaptif terhadap teknologi, serta mampu melahirkan calon pendidik matematika yang kompeten dan berdaya saing internasional.