Workshop Personal Branding jadi kegiatan perdana pada Sigma Fest 2026
08/10/2026 2026-10-15 14:51Workshop Personal Branding jadi kegiatan perdana pada Sigma Fest 2026
Purwokerto, 08/10/2026 – Rangkaian kegiatan Sigma Fest 2026 dibuka dengan Workshop Personal Branding bertajuk “Akademisi Cerdas, Terampil, & Inovatif di Online Network: Langkah Nyata Optimis Branding” di Hall Perpustakaan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, Kamis (8/10/2026). Kegiatan ini memberikan bekal kepada mahasiswa, khususnya calon pendidik, untuk membangun citra profesional, memperluas jejaring, dan memanfaatkan media sosial secara positif dalam mendukung pengembangan karier di bidang pendidikan.
Workshop tersebut menghadirkan Najmah Istikaanah, M.Sc., sebagai pemateri.Dalam kegiatan ini, personal branding diperkenalkan sebagai upaya membangun dan menunjukkan identitas diri secara positif, konsisten, serta profesional melalui berbagai platform digital. Bagi mahasiswa dan calon pendidik, kemampuan tersebut menjadi semakin penting seiring berkembangnya media sosial sebagai ruang untuk berbagi pengetahuan, menunjukkan kompetensi, dan membangun hubungan dengan komunitas akademik maupun masyarakat luas.
Melalui materi yang disampaikan, peserta diajak memahami bahwa membangun citra diri di dunia digital tidak cukup hanya dengan memiliki akun media sosial atau aktif mengunggah konten. Personal branding perlu didukung oleh kejelasan identitas, kemampuan, nilai-nilai positif, serta konsistensi dalam menyampaikan informasi dan berinteraksi dengan pengguna lain.
Tema workshop juga menekankan pentingnya perpaduan kecerdasan, keterampilan, dan inovasi dalam membangun reputasi profesional di jaringan daring. Mahasiswa sebagai calon pendidik diharapkan mampu memanfaatkan media sosial bukan sekadar sebagai sarana komunikasi dan hiburan, melainkan juga sebagai ruang untuk menunjukkan kreativitas, membagikan gagasan edukatif, serta mengembangkan potensi diri.
Dalam konteks profesi guru, kemampuan membangun personal branding menjadi salah satu aspek yang dapat mendukung pengembangan profesionalisme. Pendidik memiliki peluang untuk memperluas jangkauan pembelajaran melalui konten edukatif, berbagi pengalaman praktik mengajar, serta membangun komunitas yang mendorong pertukaran pengetahuan. Dengan pemanfaatan yang tepat, kehadiran pendidik di media sosial dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan pendidikan.
Selain memperoleh wawasan konseptual, peserta juga mendapatkan ruang untuk berdiskusi dan memperluas jejaring profesional. Antusiasme peserta sepanjang kegiatan menunjukkan ketertarikan mahasiswa terhadap pengembangan keterampilan digital yang dapat menunjang kesiapan mereka memasuki dunia kerja dan menjalankan profesi pendidik di tengah perubahan teknologi.
Penyelenggara berharap kegiatan ini dapat mendorong mahasiswa untuk mulai mengambil langkah nyata dalam membangun citra diri yang positif di ruang digital. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui pengembangan konten yang bermanfaat, komunikasi yang santun, serta konsistensi dalam menunjukkan kompetensi dan karakter profesional.
“Di era digital saat ini, peran pendidik tidak lagi terbatas di dalam ruang kelas saja, melainkan juga harus mampu menebarkan pengaruh positif dan menginspirasi di media sosial. Kami berharap melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya mendapatkan wawasan teoritis, tetapi juga mampu mengambil langkah nyata untuk membangun citra diri yang cerdas, terampil, dan inovatif di jaringan daring demi kemajuan dunia pendidikan,” ungkap penyelenggara.
Mahasiswa diharapkan tidak hanya berkembang dalam aspek akademik, tetapi juga memiliki keterampilan pendukung yang relevan dengan tantangan profesi dan perkembangan masyarakat. Dengan demikian, personal branding dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan kompetensi sekaligus memperluas kontribusi mahasiswa dalam dunia pendidikan.