Sambut Delegasi Islamic University of Maldives, FTIK UIN Saizu Dorong Kerja Sama Akademik Internasional
09/10/2026 2026-10-12 9:07Sambut Delegasi Islamic University of Maldives, FTIK UIN Saizu Dorong Kerja Sama Akademik Internasional
Sambut Delegasi Islamic University of Maldives, FTIK UIN Saizu Dorong Kerja Sama Akademik Internasional
Purwokerto, 09/10/2026 – Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto memperkuat jejaring kerja sama internasional melalui kegiatan Benchmarking and MoU Signing Ceremony bersama Islamic University of Maldives, Jumat (9/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Meeting Room K.H. A. Wahid Hasyim ini menjadi momentum untuk membangun hubungan kelembagaan sekaligus membuka peluang kolaborasi akademik antara kedua institusi.
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi FTIK UIN Saizu dan Islamic University of Maldives untuk saling mengenal, berbagi pengalaman, serta menjajaki peluang pengembangan pendidikan tinggi. Melalui kegiatan benchmarking dan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU), kedua institusi diharapkan dapat memperkuat hubungan kemitraan yang berorientasi pada pengembangan tridarma perguruan tinggi dan peningkatan kualitas pendidikan.
Dekan FTIK UIN Saizu Purwokerto, Prof. Dr. H. Fauzi, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kunjungan delegasi Islamic University of Maldives. Ia menyambut para delegasi dengan hangat serta menekankan bahwa pertemuan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan kesempatan penting untuk membangun hubungan akademik yang lebih erat.
“Atas nama Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, kami menyambut Anda sekalian dengan hangat dari Islamic University of Maldives,” ungkapnya.
Menurut Prof. Fauzi, kunjungan ini memiliki arti penting dalam memperluas wawasan kelembagaan dan membuka ruang pertukaran pengetahuan antara kedua perguruan tinggi. Interaksi akademik lintas negara, lanjutnya, dapat menjadi sarana untuk saling mempelajari pengalaman, praktik baik, serta pendekatan pengembangan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masing-masing institusi.

Ia berharap pertemuan tersebut menjadi langkah awal bagi terwujudnya kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan, terutama dalam bidang pendidikan, penelitian ilmiah, pertukaran mahasiswa dan dosen, serta penyelenggaraan berbagai kegiatan akademik bersama.
“Bagi kami, kunjungan ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk bersilaturahmi dan mempererat persaudaraan, tetapi juga peluang penting untuk saling mengenal, berbagi pengalaman, serta membuka cakrawala baru bagi kerja sama dan kemitraan akademik antarlembaga,” tutur Prof. Fauzi.
Dalam kesempatan tersebut, Dekan juga memperkenalkan peran strategis FTIK UIN Saizu sebagai salah satu fakultas utama yang berkontribusi dalam menyiapkan sumber daya manusia di bidang pendidikan. FTIK memiliki tanggung jawab untuk menghasilkan pendidik, guru, dan tenaga kependidikan yang profesional, berintegritas, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam.
Saat ini, FTIK UIN Saizu menaungi delapan program studi, yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Tadris Matematika, Tadris Bahasa Inggris, serta Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Keberagaman bidang keilmuan tersebut menjadi potensi bagi FTIK untuk memperluas kolaborasi dengan institusi pendidikan tinggi di tingkat internasional. Kerja sama lintas negara diharapkan tidak hanya memperkaya pengalaman akademik dosen dan mahasiswa, tetapi juga mendorong pengembangan pembelajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat yang lebih luas dan adaptif terhadap dinamika pendidikan global.
Penandatanganan MoU dalam kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya membangun landasan hubungan kelembagaan antara FTIK UIN Saizu dan Islamic University of Maldives. Melalui kemitraan tersebut, kedua pihak diharapkan dapat mengembangkan berbagai peluang kolaborasi sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas masing-masing institusi.
Prof. Fauzi menegaskan bahwa keberhasilan kerja sama internasional tidak cukup diukur dari terselenggaranya pertemuan atau penandatanganan dokumen, tetapi juga dari tindak lanjut yang dapat diwujudkan secara nyata. Oleh karena itu, ia berharap hubungan yang dibangun melalui kegiatan ini dapat berkembang menjadi kolaborasi yang produktif dan berkesinambungan.
“Kami berharap kunjungan dari Islamic University of Maldives tidak berhenti pada pertemuan hari ini saja, melainkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih praktis dan berkelanjutan di bidang pendidikan, penelitian ilmiah, pertukaran mahasiswa dan dosen, serta berbagai kegiatan akademik bersama,” tegasnya.
Setelah menyampaikan sambutan, Dekan FTIK mempersilakan Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof. Dr. Suparjo, untuk melanjutkan agenda dengan memberikan penjelasan mengenai proses pembelajaran di lingkungan FTIK UIN Saizu dalam bahasa Inggris. Pemaparan tersebut menjadi bagian dari pengenalan akademik yang diharapkan membantu delegasi Islamic University of Maldives memahami pelaksanaan pendidikan, karakteristik pembelajaran, serta potensi pengembangan kerja sama di lingkungan fakultas.
Mengakhiri sambutannya, Prof. Fauzi berharap para delegasi dapat menikmati kunjungan di UIN Saizu Purwokerto dan membawa kesan positif setelah kembali ke negara asal. Ia juga menyampaikan harapan agar pertemuan tersebut menjadi awal dari persahabatan yang semakin kuat, persaudaraan yang semakin erat, dan kemitraan akademik yang semakin berkembang.
Melalui kegiatan Benchmarking and MoU Signing Ceremony ini, FTIK UIN Saizu Purwokerto terus mendorong perluasan jejaring internasional sebagai bagian dari komitmen meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Hubungan dengan Islamic University of Maldives diharapkan membuka peluang pertukaran pengalaman dan pengetahuan sekaligus menjadi fondasi bagi pengembangan program kolaboratif yang memberikan manfaat bagi kedua institusi.