Terima Kunjungan SMA Yanbu’ul Qur’an 5 Tegal, FTIK UIN Saizu rencanakan Kerja Sama terkait Fokus Studi Lanjut Alumni dan Peningkatan Mutu Lembaga
10/08/2026 2026-08-10 16:11Terima Kunjungan SMA Yanbu’ul Qur’an 5 Tegal, FTIK UIN Saizu rencanakan Kerja Sama terkait Fokus Studi Lanjut Alumni dan Peningkatan Mutu Lembaga
Terima Kunjungan SMA Yanbu’ul Qur’an 5 Tegal, FTIK UIN Saizu rencanakan Kerja Sama terkait Fokus Studi Lanjut Alumni dan Peningkatan Mutu Lembaga
Purwokerto,10/08/2026 – Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto menerima kunjungan dari SMA Swasta Yanbu’ul Qur’an 5 Tegal untuk membahas rencana kerja sama antarlembaga. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Dekan FTIK pada Senin (10/8/2026), mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.
Kunjungan tersebut secara khusus membahas peluang kerja sama yang dapat dikembangkan oleh kedua lembaga. Dari pembicaraan awal, terdapat dua fokus utama yang menjadi arah kerjasama, yakni pengembangan studi lanjut bagi alumni SMA Yanbu’ul Qur’an 5 Tegal serta peningkatan mutu lembaga pendidikan.
Pertemuan ini tidak hanya dipandang sebagai agenda silaturahmi kelembagaan, tetapi juga sebagai ruang untuk melihat berbagai kemungkinan kolaborasi yang dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi. Salah satunya berkaitan dengan keberlanjutan pendidikan siswa setelah menyelesaikan pendidikan di tingkat sekolah menengah.
Melalui kerja sama tersebut, alumni SMA Yanbu’ul Qur’an 5 Tegal diharapkan memiliki akses informasi dan peluang yang lebih luas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, khususnya pada bidang-bidang keilmuan yang relevan dengan kebutuhan dan minat mereka.
Dekan FTIK UIN Saizu Prof. Dr. H. Fauzi, M.Ag., menilai, hubungan antara sekolah dan perguruan tinggi perlu terus dibangun sebagai bagian dari kesinambungan ekosistem pendidikan. Menurutnya, perguruan tinggi dapat mengambil peran sejak peserta didik masih berada di jenjang pendidikan menengah, terutama dalam memberikan gambaran mengenai pilihan studi dan pengembangan kapasitas akademik.
“Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk membangun sinergi yang lebih konkret. Tidak hanya terkait studi lanjut alumni, tetapi juga bagaimana perguruan tinggi dan sekolah dapat bersama-sama mendorong peningkatan mutu lembaga,”

Salah satu pembahasan utama dalam pertemuan adalah peluang studi lanjut bagi alumni SMA Yanbu’ul Qur’an 5 Tegal. Kerja sama di bidang ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara pendidikan menengah dan pendidikan tinggi, sehingga lulusan sekolah memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai pilihan pendidikan setelah lulus.
Perguruan tinggi memiliki ruang yang luas untuk memberikan informasi mengenai program studi, lingkungan akademik, maupun berbagai peluang pengembangan diri yang dapat dipilih oleh calon mahasiswa. Sementara bagi sekolah, keberadaan mitra perguruan tinggi dapat memperkuat pendampingan kepada siswa dalam menentukan arah pendidikan mereka setelah menyelesaikan jenjang SMA.
Dengan demikian, kerja sama tidak berhenti pada penerimaan mahasiswa baru, tetapi diarahkan pada proses membangun kesiapan dan orientasi studi lanjut sejak peserta didik masih berada di sekolah.
Dari sisi SMA Yanbu’ul Qur’an 5 Tegal, rencana kerjasama ini menjadi peluang untuk memperluas jejaring kelembagaan sekaligus mencari mitra strategis dalam mendukung keberlanjutan pendidikan para alumninya.
Perwakilan SMA Yanbu’ul Qur’an 5 Tegal menyampaikan bahwa rencana kerjasama dengan FTIK UIN Saizu diharapkan dapat berkembang menjadi kerja sama yang memberikan manfaat nyata, terutama dalam mendukung alumni untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
“Kami melihat ada peluang untuk membangun kerja sama dalam mendukung studi lanjut alumni sekaligus mengembangkan mutu lembaga. Karena itu, pertemuan ini menjadi awal untuk melihat bentuk kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama,”
Selain persoalan studi lanjut, pembicaraan juga menempatkan peningkatan mutu lembaga sebagai salah satu fokus kerja sama. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan antara FTIK dan SMA Yanbu’ul Qur’an 5 Tegal tidak semata-mata diarahkan pada kepentingan penerimaan mahasiswa baru, tetapi dapat diperluas pada berbagai aspek pengembangan pendidikan.
Peningkatan mutu lembaga dapat menjadi ruang kolaborasi yang lebih luas antara sekolah dan perguruan tinggi. Dalam konteks tersebut, perguruan tinggi dapat menjadi mitra akademik bagi sekolah dalam mengembangkan berbagai program yang sesuai dengan kebutuhan lembaga.
Bagi FTIK, sinergi dengan sekolah juga menjadi bagian dari upaya memperkuat keterhubungan antara pendidikan tinggi dengan kebutuhan pendidikan di tingkat satuan pendidikan. Kerja sama semacam ini dapat membuka ruang komunikasi yang lebih intensif mengenai berbagai persoalan pendidikan sekaligus peluang pengembangannya.
Prof. Dr. H. Fauzi, M.Ag., juga menekankan pentingnya membangun kerja sama yang tidak berhenti pada dokumen formal, tetapi memiliki keberlanjutan program.
“Yang terpenting dari sebuah kerja sama bukan hanya kesepakatannya, tetapi bagaimana nantinya kerja sama tersebut dapat diterjemahkan menjadi program yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Karena itu, pembicaraan awal ini perlu ditindaklanjuti dengan pemetaan kebutuhan dan bentuk kegiatan yang konkret,”
Pertemuan tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya membangun jejaring pendidikan antara perguruan tinggi dan sekolah. Sekolah memiliki pengalaman dan kebutuhan yang berkembang di lapangan, sementara perguruan tinggi memiliki sumber daya akademik yang dapat menjadi bagian dari penguatan kapasitas pendidikan.
Perwakilan SMA Yanbu’ul Qur’an 5 Tegal juga berharap komunikasi yang telah dibangun dalam pertemuan tersebut dapat dilanjutkan pada pembahasan yang lebih teknis.
“Pertemuan ini merupakan penjajakan awal. Harapannya, komunikasi yang sudah terbangun dapat dilanjutkan sehingga nantinya ada bentuk kerja sama yang jelas dan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan,”

Ke depan, kedua pihak akan memiliki ruang untuk mematangkan bentuk kerja sama sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas masing-masing. Pengembangan studi lanjut alumni dan peningkatan mutu lembaga menjadi dua pintu awal yang dapat dikembangkan menjadi berbagai program kolaboratif lainnya.
Melalui penjajakan tersebut, FTIK UIN Saizu kembali menegaskan perannya sebagai bagian dari ekosistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada proses akademik di dalam kampus, tetapi juga membangun kemitraan dengan satuan pendidikan sebagai bagian dari upaya memperluas manfaat pendidikan tinggi bagi masyarakat.