Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan

MJHQ Gelar Bahtsul Masail, Dorong Semangat Murojaah Al-Qur’an di Tengah Kesibukan Mahasiswa

WhatsApp Image 2026-04-19 at 23.04.02
Berita

MJHQ Gelar Bahtsul Masail, Dorong Semangat Murojaah Al-Qur’an di Tengah Kesibukan Mahasiswa

Purwokerto, 19/04/2026 — Komunitas Majelis Jam’iyyah Huffadz Wal Qurra (MJHQ) menggelar kegiatan Bahtsul Masail sebagai forum kajian keagamaan yang mengangkat isu aktual di kalangan mahasiswa. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 19 April 2026 dengan tema “Menjaga Semangat Murojaah Al-Qur’an di Tengah Kesibukan Dunia”.

Kegiatan ini diikuti oleh anggota komunitas serta jama’ah yang antusias mendalami pembahasan keislaman secara lebih komprehensif. Tema yang diangkat dinilai relevan dengan kondisi mahasiswa yang dihadapkan pada berbagai aktivitas akademik dan organisasi, sehingga membutuhkan penguatan spiritual, khususnya dalam menjaga interaksi dengan Al-Qur’an.

Bahtsul Masail ini bertujuan untuk melatih peserta dalam membahas persoalan agama secara mendalam dengan merujuk pada sumber-sumber hukum Islam yang akurat. Selain itu, forum ini juga menjadi sarana pengembangan pola pikir kritis serta kemampuan berdiskusi secara ilmiah dan sistematis.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan menghadirkan narasumber Tubagus Naufal Ramadhan yang juga dikenal sebagai CEO Mapres UIN SAIZU. Ia memaparkan materi dengan mengacu pada berbagai sumber keilmuan yang kredibel, sehingga memudahkan peserta dalam memahami substansi pembahasan.

“Menjaga murojaah di tengah kesibukan bukan soal banyaknya waktu luang, tetapi tentang bagaimana kita mampu mengatur prioritas dan konsistensi dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an,” ujarnya dalam sesi pemaparan.

Diskusi berlangsung dinamis dengan dipandu oleh moderator Khayatunil Maghfiroh. Suasana forum tetap kondusif, namun hidup dengan berbagai tanggapan, pertanyaan, serta argumentasi dari para peserta yang terlibat aktif dalam pembahasan.

Penyelenggaraan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menjaga keseimbangan antara kesibukan duniawi dan kebutuhan spiritual, khususnya bagi mahasiswa yang memiliki aktivitas padat. Bahtsul Masail menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan nilai-nilai keagamaan yang aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui forum ini, peserta tidak hanya memperoleh wawasan keilmuan, tetapi juga dorongan motivasi untuk lebih konsisten dalam menjaga hafalan dan mengamalkan Al-Qur’an. Interaksi yang terbangun selama kegiatan turut memperkaya perspektif serta memperkuat ukhuwah di antara peserta.

Dengan terselenggaranya Bahtsul Masail ini, MJHQ berharap semangat murojaah Al-Qur’an dapat terus terjaga di tengah dinamika kehidupan mahasiswa. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan berakhlak.