Skip to main content

Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan

Tiga Mahasiswa TBI FTIK UIN Saizu Raih Gold Medal di 6th International Bandung Choral Festival 2026

169
BeritaTadris Bahasa Inggris

Tiga Mahasiswa TBI FTIK UIN Saizu Raih Gold Medal di 6th International Bandung Choral Festival 2026

Purwokerto, 15/10/2026 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto. Tiga mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI), yakni Chumaera Moktika, Nayla Agil, dan Vania Priandita S., berhasil meraih Gold Medal dalam ajang 6th International Bandung Choral Festival 2026.

Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Program Studi TBI FTIK UIN Saizu. Prestasi ini sekaligus menunjukkan bahwa proses pendidikan di perguruan tinggi tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan lain yang mendukung pertumbuhan pribadi dan profesional mereka. Melalui berbagai kegiatan di luar perkuliahan, mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi minat, mengasah keterampilan, memperluas pengalaman, dan membangun kepercayaan diri.

Ajang International Bandung Choral Festival menjadi salah satu ruang bagi para peserta untuk menampilkan kemampuan bermusik dan bernyanyi dalam format paduan suara. Festival ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk menunjukkan hasil pengembangan kemampuan vokal, musikalitas, dan penampilan kelompok melalui kompetisi seni. Dalam ajang tersebut, Chumaera Moktika, Nayla Agil, dan Vania Priandita S. berhasil meraih predikat Gold Medal, sebuah pencapaian yang menambah catatan prestasi mahasiswa TBI di luar bidang akademik.

Keberhasilan meraih medali emas tentu menjadi pencapaian yang patut diapresiasi. Dalam kegiatan paduan suara, kemampuan individu perlu dipadukan dengan kekompakan kelompok untuk menghasilkan penampilan yang harmonis. Setiap peserta dituntut mampu menjaga kualitas suara, mengikuti arahan, memahami dinamika lagu, serta menyesuaikan diri dengan anggota kelompok lainnya. Proses tersebut membutuhkan kedisiplinan, ketekunan, dan komitmen untuk terus berlatih.

Bagi mahasiswa, pengalaman mengikuti kompetisi seni juga memberikan pembelajaran yang tidak selalu diperoleh melalui kegiatan perkuliahan di kelas. Mereka berkesempatan menghadapi tantangan, mengelola rasa gugup, membangun kesiapan mental, dan belajar menunjukkan kemampuan di hadapan orang lain. Pengalaman berkompetisi turut membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengenali kelebihan diri sekaligus memahami pentingnya proses, evaluasi, dan kerja sama dalam mencapai tujuan bersama.

Ketua Program Studi Tadris Bahasa Inggris, Desi Wijayanti Ma’rufah, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Chumaera Moktika, Nayla Agil, dan Vania Priandita S. Menurutnya, pencapaian tersebut memperlihatkan bahwa mahasiswa TBI memiliki potensi yang luas dan perlu mendapatkan ruang untuk berkembang sesuai dengan minat serta bakat masing-masing.

“Kami sangat mengapresiasi prestasi Chumaera, Nayla, dan Vania. Mahasiswa TBI memiliki potensi yang beragam, tidak hanya dalam bidang akademik dan Bahasa Inggris, tetapi juga dalam seni dan kreativitas. Semoga pencapaian ini semakin memotivasi mahasiswa TBI lainnya untuk berani mengembangkan bakat, mengikuti berbagai kompetisi, dan menghasilkan prestasi pada tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Apresiasi tersebut mencerminkan pentingnya membangun lingkungan akademik yang mendukung pengembangan mahasiswa secara menyeluruh. Mahasiswa perlu memperoleh kesempatan untuk menekuni bidang yang diminati tanpa mengabaikan tanggung jawab akademik. Keseimbangan antara kegiatan perkuliahan dan aktivitas pengembangan diri dapat menjadi bekal dalam membentuk pribadi yang mandiri, disiplin, serta memiliki kemampuan beradaptasi dengan berbagai situasi.

Bagi Program Studi Tadris Bahasa Inggris, pengembangan potensi mahasiswa memiliki keterkaitan dengan upaya menyiapkan calon pendidik yang tidak hanya menguasai materi pembelajaran, tetapi juga memiliki keterampilan komunikasi, kreativitas, dan kemampuan bekerja sama. Kompetensi tersebut diperlukan dalam dunia pendidikan yang terus berkembang dan menuntut pendidik untuk mampu menghadirkan pembelajaran yang menarik, inovatif, serta sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Keterlibatan dalam kegiatan seni, termasuk paduan suara, dapat menjadi salah satu sarana untuk melatih kemampuan tersebut. Proses berlatih dan tampil bersama mengajarkan pentingnya komunikasi yang efektif, kesediaan mendengarkan orang lain, pembagian peran, serta tanggung jawab terhadap hasil kerja kelompok. Nilai-nilai ini relevan dengan kehidupan akademik mahasiswa sekaligus dapat diterapkan dalam praktik profesional ketika kelak menjalankan peran sebagai pendidik.

Selain itu, prestasi di bidang nonakademik turut memperlihatkan bahwa mahasiswa memiliki banyak jalur untuk menunjukkan kemampuan dan memberikan kontribusi positif bagi institusi. Keberhasilan dalam bidang seni menjadi pelengkap pencapaian akademik sekaligus memperkaya pengalaman mahasiswa selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Dengan demikian, prestasi mahasiswa tidak hanya diukur melalui capaian di ruang kelas, tetapi juga melalui kesungguhan dalam mengembangkan potensi dan menghasilkan karya di berbagai bidang.

Capaian Chumaera Moktika, Nayla Agil, dan Vania Priandita S. juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani mengambil kesempatan, mengikuti kompetisi, serta mengembangkan kemampuan yang dimiliki. Setiap mahasiswa mempunyai minat dan keunggulan yang berbeda. Ketika potensi tersebut dikembangkan melalui latihan, kedisiplinan, dan kemauan untuk terus belajar, peluang untuk menghasilkan prestasi pun semakin terbuka.

Prestasi ini sekaligus memperkuat semangat Program Studi Tadris Bahasa Inggris dalam mendorong mahasiswa agar terus berkembang dan berani menunjukkan kemampuan di berbagai ruang aktualisasi. Dengan dukungan lingkungan akademik yang positif, mahasiswa diharapkan mampu mengoptimalkan potensi diri, membangun pengalaman yang bermakna, serta membawa nama baik program studi, fakultas, dan universitas melalui prestasi yang diraih.

Keluarga besar Program Studi Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto mengucapkan selamat kepada Chumaera Moktika, Nayla Agil, dan Vania Priandita S. atas keberhasilan meraih Gold Medal pada 6th International Bandung Choral Festival 2026. Semoga pencapaian ini menjadi langkah awal untuk meraih prestasi-prestasi berikutnya sekaligus memotivasi mahasiswa lain agar terus berkarya, mengembangkan bakat, dan memberikan kontribusi positif melalui berbagai bidang yang ditekuni.