Skip to main content

Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan

FTIK UIN Saizu Matangkan Persiapan Pelaksanaan RPL Program Studi PIAUD!

WhatsApp Image 2026-08-04 at 13.53.29 (1)
Berita

FTIK UIN Saizu Matangkan Persiapan Pelaksanaan RPL Program Studi PIAUD!

Purwokerto,04/08/2026 – Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto terus memantapkan berbagai program strategis dalam pengembangan pendidikan tinggi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar Rapat Persiapan Pelaksanaan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) yang berlangsung pada Selasa (4/8/2026) di Meeting Room K.H.A. Wahid Hasyim FTIK UIN Saizu Purwokerto.

Rapat yang dimulai sejak pagi tersebut dihadiri oleh Dekan FTIK, para wakil dekan, pimpinan Program Studi PIAUD, serta tim yang terlibat dalam penyelenggaraan RPL. Pertemuan difokuskan pada finalisasi berbagai aspek teknis dan akademik sebagai bentuk kesiapan fakultas dalam menyelenggarakan layanan RPL sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam forum tersebut dibahas berbagai komponen penting, mulai dari mekanisme penerimaan calon peserta, pemetaan capaian pembelajaran, penyusunan perangkat asesmen, kesiapan asesor, hingga strategi pelayanan akademik agar proses Rekognisi Pembelajaran Lampau dapat berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) merupakan skema pendidikan tinggi yang memberikan pengakuan terhadap capaian pembelajaran seseorang yang diperoleh melalui pengalaman kerja, pelatihan, maupun pendidikan nonformal dan informal. Melalui mekanisme tersebut, masyarakat yang telah memiliki kompetensi relevan berkesempatan melanjutkan pendidikan tinggi dengan proses yang lebih efektif tanpa mengurangi standar mutu akademik.

Dekan FTIK UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, Prof. Dr. H. Fauzi, M.Ag., menegaskan bahwa penyelenggaraan RPL merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang tetap berorientasi pada kualitas.

“Program Rekognisi Pembelajaran Lampau bukan sekadar membuka akses pendidikan yang lebih luas, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan terhadap pengalaman, kompetensi, dan pembelajaran yang telah dimiliki masyarakat. Karena itu, seluruh prosesnya harus dipersiapkan secara matang agar tetap memenuhi standar mutu akademik sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi calon mahasiswa,” ujar Prof. Fauzi.

Ia menambahkan bahwa Program Studi PIAUD memiliki peran strategis dalam menyiapkan tenaga pendidik anak usia dini yang profesional. Oleh karena itu, implementasi RPL di lingkungan PIAUD harus menjadi contoh penyelenggaraan pendidikan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat tanpa mengabaikan prinsip-prinsip akademik.

“FTIK berkomitmen menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif sekaligus berkualitas. RPL menjadi salah satu instrumen penting untuk memberikan kesempatan belajar kepada masyarakat yang telah memiliki pengalaman profesional, sehingga kompetensi yang mereka miliki dapat diakui secara akademik dan dikembangkan lebih lanjut melalui pendidikan formal,” tambahnya.

Selama rapat berlangsung, peserta juga melakukan penelaahan terhadap berbagai dokumen pendukung, termasuk perangkat penilaian, alur administrasi, serta pembagian tugas masing-masing tim. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh tahapan pelaksanaan RPL dapat berjalan efektif sejak proses pendaftaran hingga penetapan hasil asesmen.

Selain aspek administratif, koordinasi juga diarahkan pada upaya menjaga kualitas layanan akademik melalui penyamaan persepsi seluruh tim pelaksana. Dengan demikian, setiap tahapan RPL diharapkan mampu memberikan kepastian prosedur sekaligus menjamin objektivitas dalam proses pengakuan capaian pembelajaran para peserta.

Penyelenggaraan rapat ini menjadi bagian dari komitmen FTIK UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto dalam mendukung kebijakan transformasi pendidikan tinggi yang lebih fleksibel, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Melalui implementasi RPL, FTIK berharap dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan, meningkatkan kompetensi profesional, serta memperoleh pengakuan akademik atas pengalaman yang telah dimiliki.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, FTIK optimistis pelaksanaan Rekognisi Pembelajaran Lampau Program Studi PIAUD dapat berjalan secara optimal dan menjadi salah satu inovasi layanan akademik yang mampu memperkuat peran fakultas dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan berdaya saing.