SEMINAR PAUD: PENGEMBANGAN KREATIVITAS DAN LITERASI ANAK USIA DINI

image_url

Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini: Sabtu 15, Desember 2018, Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) dan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) PIAUD, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Purwokerto, menyelenggarakan Seminar Ke-PAUD-an dengan tema “Pengembangan Kreativitas dan Literasi Guru PAUD”. Seminar ini dilaksanakan di Gedung Student Center (GSC) IAIN Purwokerto. Pada seminar kali ini menghadirkan tiga pemateri yang ahli di bidang kreativitas dan literasi: Ellen Prima S.Psi M.A (Dosen PIAUD IAIN Purwokerto sekaligus ahli psikologi dan pakar di bidang pengembangan kreativitas Anak Usia Dini); ian Wahyu Sri Lestari S.TP (Kepala PAUD Wadas Kelir dan Pegiat Literasi Anak Usia Dini0; Siti Khasiroh S.Pd (Praktisi Pendidikan Anak Usia Dini dan Guru Berprestasi  di tingkat Nasional). Seminar ini dihadiri oleh 200 peserta mahasiswa pendidikan anak usia dini, guru pendidikan anak usia dini, dan orang tua..

Dalam pemaparannya, pemateri menyampaikan pengalaman dan pemikiranya yang berkaitan dengan pengembangan kreatifitas dan literasi bagi guru pendidikan anak usia dini. Menurut para pemateri, kreatifitas dan literasi selalu berkembang mengikuti perkembangan zaman, dan bukti perkembangan kreativitas dan literasi di era modern ini adalah di bidang teknologi informasi. Namun, dengan semakin berkembangnya teknologi dan informasi juga menimbulkan dampak yang lain, yakni berpengaruh terhadap minat baca.

Maka dari itu, Dian Wahyu Sri Lestari menjelaskan bahwa para calon pendidik harus dapat mengenalkan budaya literasi pada anak usia dini agar anak tertarik dan suka dengan buku. Kemampuan literasi bagi anak usia dini tidak diukur melalui kemampuan membaca atau menulisnya, akan tetapi pada ketertarikan dan kegemaran anak terhadap buku. Selain itu, Menurut Siti Khasiroh, agar kita menjadi pendidik yang kreatif, berliterasi, dan memiliki banyak prestasi kita harus menghilangkan penyakit-penyakit yang biasanya muncul pada jiwa pendidik di antaranya penyakit malas untuk membaca. Melalui literasi guru ini, maka guru akan kreatif dan mempu meliterasikan anak-anak usia dini yang didiknya.

Setelah megikuti seminar ini, menurut Heru Kurniawan, M.A., selaku Kaprodi PIAUD IAIN Purwokerto, diharapkan seluruh peserta, khususnya mahasiswa PIAUD IAIN Purwokerto, dapat menjadi pendidik yang kreatif dan berliterasi tinggi sehingga akan bisa menorehkan banyak prestasi dalam pendidikan anak usia dini. Salah satu prestasi yang diharapkan adalah kemampuan calon guru pendidikan anak usia dini lulusan Program Studi PIAUD FTIK-IAIN Purwokerto yang mampu mengembangkan literasi dan kreativitas di sekolah tempatnya bekerja kelak (Musyafa Ali, Mahasiswa PIAUD IAIN Purwokerto)

Leave us a Comment